Teks Khutbah Jumat Hari Ini: Etika Belajar Agama Menggunakan Teknologi

Purwasuka

Jum'at, 08 September 2023 | 09:13 WIB
Teks Khutbah Jumat Hari Ini: Etika Belajar Agama Menggunakan Teknologi
Teks khutbah Jumat. (Ist)

PURWASUKA - Materi Khutbah jumat hari ini 8 September 2023 akan membahas tentang etika belajar agama menggunakan teknologi.

Ya, di jaman yang melek teknologi seperti saat ini, kalian bisa dengan mudah mengakses informasi untuk belajar apapun termasuk agama. Meski begitu, apa kalian tahu hal itu juga tersnyata ada etikanya.

Untuk itu yang ingin tahu etika belajar, berikut Teks Khutbah Jumat Hari Ini: Etika Belajar Agama Menggunakan Teknologi

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Pada kesempatan kali ini dan juga pada setiap kesempatan dalam kehidupan kita, Marilah senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan, termasuk kenikmatan bisa hidup dan menikmati zaman yang penuh dengan kemudahan dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Selanjutnya, mari kita tingkatkan rasa cinta dan kasih sayang kita kepada Rasulullah SAW dengan selalu mengucapkan shalawat kepadanya. Shalawat adalah tanda cinta kita kepada beliau yang telah membawa Islam ke muka bumi ini dan menjadikan kita semua bisa menikmati kehidupan yang terang benderang jauh dari kejahiliyahan.
 
Pada kesempatan ini, khatib juga berwasiat kepada seluruh jamaah, wabil khusus kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt dalam wujud menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 

Ketakwaan menjadi modal yang sangat penting untuk mengarahkan kehidupan kita yang saat ini berada pada masa modern di mana kemajuan teknologi dengan segala kemudahannya bisa membawa kita lupa dan terjerumus sehingga melupakan Allah swt.
 
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Saat ini, dunia telah mengalami perkembangan teknologi yang sangat pesat khususnya di bidang informasi. Internet dan media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Perkembangan teknologi ini dapat menjadi sarana yang bermanfaat jika kita menggunakannya dengan benar. 

Sebaliknya, akan membawa bencana dan kehancuran jika kita tidak bijak dalam memanfaatkannya. Kita perlu sadari bahwa teknologi yang kita gunakan ini harus digunakan sebagai wasilah atau sarana saja. Bukan ghayyah atau tujuan akhir.

baca juga

Dengan adanya berbagai macam penemuan teknologi, kita bisa dengan mudah mengakses berbagai macam informasi. Dengan teknologi, kita juga bisa dengan mudah belajar berbagai disiplin ilmu termasuk belajar ilmu-ilmu agama. Namun kita harus berhati-hati belajar agama menggunakan teknologi.

Internet dan media sosial penuh dengan informasi. Namun tidak semua informasi yang ada bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kita harus selalu memeriksa dan memverifikasi sumber informasi yang didapat, terutama saat belajar agama. Verifikasi ini meliputi, dari mana asalnya, siapa yang mengatakannya, dan media apa yang menayangkannya.
 
Ingatlah, bahwa informasi yang kita terima dari internet atau media sosial disajikan oleh sebuah sistem bukan berdasarkan kebenarannya. Namun sistem algoritma yang digunakan dalam internet akan menyuguhkan informasi berdasarkan ketenarannya. 

Sehingga dalam hal mengakses segala informasi ataupun ilmu agama di internet, kita harus melakukan verifikasi. Hal ini pun sudah diingatkan oleh Allah swt dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 6:

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuan(-mu) yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu.”
 
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Dalam sebuah hadits masyhur yang diriwayatkan Ibnu Majah dari sahabat Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu, Rasulullah saw bersabda:

Artinya: “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.”
 
Hadits ini mengingatkan kepada kita bahwa setiap Muslim memang memiliki kewajiban meningkatkan kualitas diri dengan mencari ilmu. Namun dengan fakta saat ini, di mana berbagai macam disiplin ilmu bisa kita temukan dengan mudah melalui perkembangan teknologi, perlu bagi kita untuk benar-benar mengedepankan etika mencari ilmu.

Di antara hal yang harus diperhatikan adalah kewajiban kita memiliki guru yang jelas sanad atau silsilah keilmuannya sekaligus mengikuti petunjuk-petunjuknya. Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa menggantikan posisi guru. 

Tidak ada teknologi yang dapat menggantikan peran seorang guru dalam aspek afektif dan keberkahan dalam pembelajaran ilmu, khususnya ilmu agama. Hubungan antara guru dan murid adalah salah satu yang sangat penting dalam mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang agama.
 
Dalam Al-Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 7 disebutkan:

Artinya: “Kami tidak mengutus sebelum engkau (Nabi Muhammad) melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka. Maka, bertanyalah kepada orang yang berilmu jika kamu tidak mengetahui.”

Ayat ini mengingatkan bahwa jika kita memiliki berbagai permasalahan terkait dengan ilmu agama khususnya, maka kita tidak boleh serta merta bertanya kepada setiap orang. Kita harus bertanya kepada seorang yang berilmu dan benar-benar memiliki kemampuan di bidangnya. 

Bukan hanya bertanya kepada google ataupun teknologi kecerdasan buatan yang sering disebut dengan AI (Artificial Intelligence). Sekali lagi, kita harus bertanya kepada guru, agar kita bisa diberi arahan tentang mana yang benar dan mana yang salah. Jangan sampai kita men’dewa’kan dan mengikuti jawaban di internet yang membuat kita menyesal nantinya.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 36:

Artinya: “Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kauketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.”

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Dari penjelasan ini maka kita bisa pahami bahwa peran guru sangat penting dan menjadi sentral dalam belajar ilmu agama. Di antara etika dalam belajar ilmu agama adalah memiliki guru yang jelas yang mampu memberi petunjuk. 

Ini pula yang disebutkan dalam Dalam kitab Ta’lîm al-Muta’allim karya Imam al-Zarnûji yang menyebutkan bahwa petunjuk guru menjadi syarat dalam mencari ilmu. Hal ini terangkum dalam dua bait syair dari Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah yakni:

Dalam bait syair ini disebutkan bahwa syarat seseorang mencari ilmu adalah (1) memiliki kecerdasan, (2) bersungguh-sungguh, (3) bersabar, (4) siap mengeluarkan biaya, (5) mengikuti petunjuk guru, dan (6) harus menempuh waktu yang lama.
 
Oleh karenanya, mari kita bijak dalam memanfaatkan teknologi dalam belajar atau menuntut ilmu khususnya ilmu agama. Jika kita hanya mengandalkan belajar ilmu melalui internet, maka kita bisa salah guru yang mengakibatkan apa yang kita ketahui tidak bisa dipertanggungjawabkan. 

Terlebih belajar kepada orang yang tidak jelas silsilah keilmuannya di internet atau belajar agama secara otodidak. Sebagian ulama salaf mengatakan:

Artinya: “Jangan kalian belajar Al-Qur’an kepada orang-orang yang belajar Al-Qur’an secara otodidak dan janganlah kalian mengambil ilmu agama dari orang-orang yang tidak memiliki guru dan hanya belajar secara otodidak.”

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Demikian khutbah kali ini, semoga kita bisa mengambil hikmahnya dan kita bisa benar-benar belajar ilmu agama dengan etika yang sesuai aturan di tengah perkembangan teknologi saat ini. 

Semoga kita senantiasa ditunjukkan oleh Allah yang benar itu benar dan diberi kemampuan untuk dapat mengikutinya serta ditunjukkan yang salah-itu salah dan diberi kemampuan untuk menghindarinya. 

Sebuah kalimat bijak mengatakan: Jika dulu orang yang sukses adalah mereka yang memiliki banyak informasi, namun di era saat ini, orang yang sukses adalah mereka yang bisa menyaring informasi.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jauh-jauh dari Malaysia, Sejumlah Mahasiswa Berbagi Ilmu Manajemen Keorganisasian di Kampus STT Warga

Jauh-jauh dari Malaysia, Sejumlah Mahasiswa Berbagi Ilmu Manajemen Keorganisasian di Kampus STT Warga

Surakarta | Kamis, 07 September 2023 | 16:58 WIB

Visa Resmi Gunakan Jaringan Solana untuk Transaksi Stablecoin

Visa Resmi Gunakan Jaringan Solana untuk Transaksi Stablecoin

Tekno | Rabu, 06 September 2023 | 21:02 WIB

Teknologi Auracast Hadir di Samsung Galaxy Buds2 Pro dan Smart TV

Teknologi Auracast Hadir di Samsung Galaxy Buds2 Pro dan Smart TV

Tekno | Rabu, 06 September 2023 | 20:52 WIB

Terkini

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta

Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:15 WIB

IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming

IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Revisi UU Pemilu Segera Masuk Tahap Formal, Rapim dan Bamus Digelar Selasa

Revisi UU Pemilu Segera Masuk Tahap Formal, Rapim dan Bamus Digelar Selasa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:09 WIB

×