Angin Kencang Menerjang Kendal, 26 Rumah Rusak

Purwokerto

Senin, 06 Juni 2022 | 20:40 WIB
Angin Kencang Menerjang Kendal, 26 Rumah Rusak
BNPB

PURWOKERTO.SUARA.COM, KENDAL -Sebanyak dua puluh enam rumah rusak ringan disebabkan hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu, (5/6) Pukul 13.29 WIB. Hasil pemantauan BNPB, angin kencang menyebabkan pohon tumbang, menutup akses jalan dan menimpa rumah warga di beberapa titik di Kecamatan Kendal.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, tim kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal melaporkan ada lima titik lokasi terdampak angin kencang yakni di Kecamatan Kendal, yakni Kelurahan Karangsari, Patukangan, Kebondalem, Pakauman dan Pegulon. 

"Selain rumah warga yang terdampak, petugas juga melaporkan satu rumah makan rusak berat, satu rumah makan rusak ringan dan dua unit kendaraan roda empat rusak sedang," ujarnya dalam siaran tertulisnya pada Senin (06/06/2022).

Ia melanjutkan, pantauan terakhir pada Minggu (05/06/2022) malam, pohon tumbang yang menutup akses jalan dan menimpa rumah telah dilakukan pemotongan dan pembersihan oleh petugas, kondisi jalan telah kembali normal dan dapat dilalui. 

Diketahui, beberapa rumah dengan kerusakan ringan pada bagian atap rumah di Kelurahan Karangsari telah dilakukan perbaikan oleh warga secara mandiri. Petugas gabungan juga terus melakukan pendataan dan evakuasi pohon tumbang di beberapa titik lokasi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman websitenya menulis peringatan dini untuk cuaca wilayah Jawa Tengah. Adapun peringatan dini tersebut berisi peringatan untuk waspada akan adanya potensi hujan sedang dan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di wilayah pegunungan, sebagian Pantai Utara, dan Pesisir Selatan pada siang, sore atau awal malam hari. 

"BPBD Provinsi Jawa Tengah telah meneruskan informasi peringatan dini potensi hujan tersebut kepada BPBD Kabupaten dan Kota untuk diteruskan kepada pihak terkait serta masyarakat untuk waspada ancaman bencana hidrometeorologi," jelas Muhari.

Menyikapi adanya fenomena angin kencang yang kerap terjadi, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap siaga dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Angin kencang merupakan peristiwa hidrometeorologis yang meningkat intensitasnya pada masa peralihan musim, umumnya terjadi di peralihan musim panas ke musim penghujan. 

"Jika terjadi cuaca ekstrem, warga diimbau tetap tenang dan tidak keluar rumah apabila tidak darurat, tidak berlindung di bawah pohon, bangunan semi permanen, dan baliho," tegas Muhari.

Ia menyaranka, warga juga dapat melakukan Langkah-langkah pencegahan menghadapi angin kencang seperti memastikan kekuatan struktur atap rumah. Selain itu, warga dapat memangkas ranting-ranting pohon yang berada di sekitar rumah dan sekitar akses jalan. (AKF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Eks Liverpool dan AC Milan Bakal Pimpin Jay Idzes Cs di Sassuolo

Eks Liverpool dan AC Milan Bakal Pimpin Jay Idzes Cs di Sassuolo

Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:33 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!

Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:19 WIB

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:18 WIB

4 Cleanser Tranexamic Acid Harga Murah Rp20 Ribuan, Cerahkan Kulit Kusam

4 Cleanser Tranexamic Acid Harga Murah Rp20 Ribuan, Cerahkan Kulit Kusam

Your Say | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:15 WIB

Jordi Onsu Kini Menolak Bela Sarwendah, Netizen Heboh: Cari Aman Yah?

Jordi Onsu Kini Menolak Bela Sarwendah, Netizen Heboh: Cari Aman Yah?

Entertainment | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:15 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Website Media Center Rokan Hilir Mendadak Jadi Link Judi Online

Website Media Center Rokan Hilir Mendadak Jadi Link Judi Online

Riau | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:12 WIB

Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH

Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH

Sport | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:11 WIB

12 Sekolah Rakyat Masuk Zona Hijau, Ditargetkan Rampung Juni 2026

12 Sekolah Rakyat Masuk Zona Hijau, Ditargetkan Rampung Juni 2026

Foto | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:10 WIB