PURWOKERTO.SUARA.COM - Film Satria Dewa Gatotkaca telah resmi dirilis di bioskop-bioskop Nusantara. Film besutan sutradara Hanung Bramantyo ini berakar dari mitologi Pewayangan Baratayudha.
Alkisah dalam film Satria Dewa Gatotkaca bumi manusia dipenuhi kejahatan yang didalangi Kurawa atau Korawa. Mereka menebar ancaman bagi umat manusia.
Namun dunia selalu memiliki mekanisme keseimbangan yang unik. Di sisi lain ada sekelompok satria baik yang tergabung dalam Pandawa.
Mereka memiliki kekuatan super jauh di atas rata-rata manusia pada umumnya. Namun di balik kekuatan ini ada tanggungjawab besar menjaga kedamaian di Bumi.
Dalam dunia yang kacau ini, hiduplah sebuah keluarga miskin yang terdiri dari seorang ibu bernama Arimbi dan anak laki-lakinya, Yuda.
Arimbi yang mulai kehilangan ingatan karena usia hidup terlunta-lunta setelah diusir dari kontrakan karena telat membayar.
Yuda sebagai tulang punggung berupaya keras untuk mendapat pekerjaan. Di saat genting, datanglah Erlangga, temannya semasa kecil meminta Yuda menjadi fotografer momen kelulusan.
Namun kesempatan ini justru menjadi momen yang mengubah hidupnya. Erlangga dan keluarganya menjadi sasaran pembunuhan kelompok Kurawa dan Agni, perempuan cerdas berparas cantik.
Dari kejadian ini, Yuda menemukan jatidirinya sebagai seorang pahlawan super berkekuatan persis seperti Gatotkaca, tokoh pewayangan.
Dengan kekuatan otot kawat balung wesinya, Yuda bertarung demi melindungi keluarga dan orang-orang yang dicintainya.
Di Bioskop CGV Rita Supermall Purwokerto, film Satria Dewa Gatotkaca bisa ditonton mulai pukul 14.00, 16.30, dan 19.10 WIB. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp 50 ribu.