Unik Sandal Upanat untuk Pengunjung Borobudur, Terinspirasi dari Relief Candi

Purwokerto

Jum'at, 17 Juni 2022 | 14:32 WIB
Unik Sandal Upanat untuk Pengunjung Borobudur, Terinspirasi dari Relief Candi
Unik Sandal Upanat untuk Pengunjung Borobudur, Terinspirasi dari Relief Candi

PURWOKERTO.SUARA.COM, MAGELANG-Pengunjung candi Borobudur tidak boleh sembarangan naik ke stupa. Bangunan itu adalah warisan dunia yang tidak ada duanya. Masyarakat harus ikut menjaga agar warisan budaya itu tidak rusak. 

Karenanya aktivitas wisatawan di candi harus diatur agar peninggalan bersejarah itu terus terpelihara. 


Koordinator Kelompok Kerja Pemeliharaan Kawasan Cagar Budaya (KCB) Borobudur, Balai Konservasi Borobudur, Bramantara menyebut perlu alas kaki khusus untuk pengunjung Candi Borobudur. 

Ini disebutnya untuk mengurangi gesekan dan korosi lantai Candi Borobudur.


"Kami sedang mengembangkan Upanat yaitu nama alas kaki berbentuk sandal yang akan dipakai untuk naik ke badan Candi Borobudur, "ucap Bramantara, dalam pelatihan Workshop Penyiapan Bahan Pembuatan Upanat Borobudur, di Balkondes Tuksongo, Selasa (7/6/2022) lalu. 


Adapun sandal Upanat sendiri terinspirasi dari relief Karmawibangga nomor panel 150, Candi Borobudur. Persembahan alas kaki yang berbentuk seperti sandal. 


Pelatihan tersebut diikuti perajin sandal Upanat dari perwakilan seluruh desa se Kecamatan Borobudur. Pelatihan tersebut sudah diadakan beberapa kali, mulai dari pembentukan dasar sandal hingga finishing-nya.


"Untuk pelatihan kali ini mulai beralih ke penyediaan bahan baku sandal Upanat, yang mana banyak perajin menginginkan bahan baku dibudidayakan sendiri. 

Idealnya, bahan baku berasal dari Daun Pandan, dengan bagian alas dari spoon hati, yang lunak dan lebih aman untuk lantai batu Candi Borobudur," terang Bramantara.

Sayangnya saat ini perajin belum bisa menyediakan bahan baku sendiri. Ini mengingat  belum adanya budi daya tanaman pandan secara masif di wilayah Borobudur dan sekitar.


Padahal kontur tanah di Kecamatan Borobudur cocok untuk budidaya tanaman pandan. 

"Dan beberapa perajin sudah pernah menggunakan bahan baku pandan, namun dari pandan tanaman liar, belum dibudidayakan secara khusus,"katanya

Nantinya produk sandal Upanat tersebut akan diproduksi oleh perajin lokal Borobudur. Diharapkan produksi itu bisa memenuhi jumlah wisatawan, khususnya yang naik ke Candi Borobudur, yang saat ini mendapat kuota 1.200 wisatawan per harinya.


"Minimal bisa memenuhi separuh dari kuota tersebut. Sementara ini baru skala kecil. Selain pandan juga bisa tanaman mendong, tapi untuk kontur tanah di Borobudur cocoknya ya daun pandan," imbuhnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disorot Jurnalis Jepang, Kaisar Naruhito Ngaku Nyaman Kenakan Sandal Upanat Keliling Candi Borobudur

Disorot Jurnalis Jepang, Kaisar Naruhito Ngaku Nyaman Kenakan Sandal Upanat Keliling Candi Borobudur

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 09:46 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×