PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi impian sebagian masyarakat. Demi meraih mimpi jadi PNS, seorang warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tertipu hingga kehilangan Rp 1 miliar lebih untuk membayar polisi gadungan yang menjanjikan posisi dosen PNS di Universitas Gajah Mada (UGM) untuk anaknya.
Korban penipuan berinisial TS. Ia bertemu tersangka yang berinisial NS di cucian mobil di Kecamatan Kesugihan, Kabupate Cilacap dan saling bertukar nomor telpon. Selang satu hari, NS menghubungi TS untuk melancarkan aksinya dengan mengaku sebagai anggota Polri.
"NS alias WP berpura-pura menjadi anggota Polri menjanjikan TS bisa memasukan anaknya bernama AR bisa masuk menjadi Dosen PNS di Universitas Gadjah Mada dengan syarat memberikan uang 150 juta," kata Wakapolres Cilacap, Kompol Suryo Wibowo dalam keterangan persnya, Selasa 12 Juli 2022.
Pada saat bulan Mei 2018, TS memberikan uang sebesar Rp 175 juta dengan harapan anaknya bisa masuk menjadi Dosen di Universitas Gadjah Mada. Pada saat TS bertanya kepada NS kapan anaknya akan diangkat menjadi Dosen PNS, NS tidak memberikan jawaban.
Ia justru selalu meminta uang dari tahun 2018 hingga 2020. Total uang yang ia terima sebesar Rp 1,071 miliar.
Korban kemudian sadar ia menjadi korban penipuan. Ia lalu melapor ke Polres Cilacap. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan.
NS alias WP ditangkap pada hari Rabu, 23 Juni 2022 pukul 22.00 WIB. Saat itu pelaku sedang berada di Cafe Upnormal Jln S Parman Cilacap. Pelaku ditangkap dan dibawa ke Polres untuk proses penyelidikan.
Polisi menjerat tersangka dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun.
Baca Juga: Tragis! Detik-detik Kakek 82 Tahun Terpental Ditabrak Pemotor di Purbalingga