Kasus Kematian Brigadir J Dilaporkan sebagai Pembunuhan Berencana

Purwokerto

Selasa, 19 Juli 2022 | 14:24 WIB
Kasus Kematian Brigadir J Dilaporkan sebagai Pembunuhan Berencana
keluarga Brigadir J membawa foto almarhum (suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J akan melapor ke Bareskrim berkenaan kematian Brigadir Yoshua. Pelaporan akan ditunaikan hari ini.
 

Kuasa hukum keluarga Brigadir Yoshua, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwasanya pelaporan ditunaikan atas dugaan pembunuhan berencana. Tak hanya itu, kamaruddin juga mengatakan pihaknya akan melaporkan keterkaitan dengan hilangnya handphone Brigadir Yoshua dan penyadapan handphone keluarga Brigadir Yoshua.

"Pembunuhnya yang mau saya lapor. Jadi besok saya pagi-pagi akan membuat laporan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana, dugaan pencurian atau penggelapan handphone, serupa dugaan tindak pidana kejahatan telekomunikasi," ujar Kamaruddin,

"Iya, barang bukti hilang. yang kejahatan telekomunikasi itu jalankan penyadapan tanpa izin ke Pengadilan Negeri. Karena ada penyadapan ada peretasan ke handphone orang tua korban, kaka dan adik-adiknya tanpa izin," sambungnya.

Kamaruddin menyebutkan bahwa dia sudah mengumpulkan barang barang bukti serta saksi untuk memperkuat tuntutannya. "Sudah kami susun, baik saksi maupun korban, maupun bukti-bukti surat sudah kami siapkan," ujarnya.

Pihak keluarga Brigadir Yoshua juga disebut akan singgah ke Jakarta. Tapi Kamaruddin mengaku belum dapat memastikan lebih lanjut karena adanya persoalan komunikasi.

"Tengah didalam perjalanan informasinya tetapi benar atau tidak saya belum ada komunikasi, karena handphone orang ini kan diretas sudah satu minggu lebih semenjak momen pembunuhan itu. Jadi Handphone mereka tidak bisa komunikasi, jadi saya hanya bisa komunikasi dengan mereka dari handphone tetangga. Dari handphone tetangga dikatakan bahwa ada planning berkunjung ke Jakarta," ujarnya.

Team Khusus Dibentuk Kapolri
Moment polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J terjadi di tempat tinggal Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah membentuk team khusus untuk mengusut masalah ini.

"Oleh karena itu, saya udah membentuk team khusus yang dipimpin oleh Pak Wakapolri, Pak Irwasum, kemudian ada Pak Kabareskrim, Pak Kabik (Kabaintelkam) kemudian juga ada As Sdm, karena memang beberapa unsur itu harus kami libatkan termasuk juga faedah dari Provos dan Paminal," kata Jenderal Sigit di Mabes Polri, Selasa (12/7).

baca juga

Komnas HAM dan Kompolnas turut disertakan di dalam team khusus itu. Dia memastikan proses penyelidikan, penyidikan, sampai temuan perihal persoalan itu akan disampaikan transparan dan periodik agar menjawab keraguan publik. Hal itu merupakan komitmen dari Kapolri. (Dhian Rama)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hartanya tak Habis-habis, Sumbang Rp 301,7 Triliun untuk Yayasan Bill Gate Tetap Terkaya

Hartanya tak Habis-habis, Sumbang Rp 301,7 Triliun untuk Yayasan Bill Gate Tetap Terkaya

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 14:18 WIB

Makin Cantik, Ketep Pass Bakal Dilengkapi Gardu Pandang Lantai 3 dengan Fasilitas Sky Walk

Makin Cantik, Ketep Pass Bakal Dilengkapi Gardu Pandang Lantai 3 dengan Fasilitas Sky Walk

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 10:12 WIB

Satu Pohon Bisa 30 Warna Bunga, Inilah Kreatifitas Milenial Desa Paten Magelang rekayasa Bunga Bougenville

Satu Pohon Bisa 30 Warna Bunga, Inilah Kreatifitas Milenial Desa Paten Magelang rekayasa Bunga Bougenville

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 08:43 WIB

Terkini

4 Face Wash Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas Menurut Review

4 Face Wash Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:35 WIB

Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan

Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan

Kaltim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Harga Beda Jauh, Apakah Toyota Vios Hybrid Lebih Worth It Dibanding Versi Biasa?

Harga Beda Jauh, Apakah Toyota Vios Hybrid Lebih Worth It Dibanding Versi Biasa?

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:33 WIB

Meta Siapkan Fitur AI dan Live Chat untuk Piala Dunia 2026

Meta Siapkan Fitur AI dan Live Chat untuk Piala Dunia 2026

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:31 WIB

Tembakan di Times Square Saat Piala Dunia 2026, Kepanikan Pecah di Jantung New York

Tembakan di Times Square Saat Piala Dunia 2026, Kepanikan Pecah di Jantung New York

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:28 WIB

BRI Dipastikan Bersih dalam Kasus Kredit PT SAL dan PT BSS, Kerugian Negara Sudah Kembali

BRI Dipastikan Bersih dalam Kasus Kredit PT SAL dan PT BSS, Kerugian Negara Sudah Kembali

Lampung | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:28 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB

Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit

Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit

Kaltim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB