PURWOKERTO.SUARA.COM - Operasi penambangan panas bumi PT Sorik Merapi Geothermal Plant (SMGP) di Mandailing Natal, Sumatera Utara kembali menelan korban. Pada Selasa, 27 September 2022 terjadi kebocoran gas H2S, menyebabkan warga jatuh pingsan dan dilarikan ke Rumah Sakit.
Berdasarkan informasi sementara, dari lokasi, ada 12 orang korban dilarikan ke Rumah Sakit. Jumlah ini berpotensi terus bertambah.
Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mencatat, operasi penambangan panas bumi PT SMGP ini telah menimbulkan korban jiwa dan gangguan kesehatan serta kerusakan lingkungan dan kerugian secara ekonomi bagi warga setempat.
Kordinator Nasional JATAM, Melky Nahar mengatakan, dalam kaitan dengan bencana industri, tercatat sudah 6 kali kejadian sejak 25 Januari 2021 hingga hari ini, 27 September 2022.
"Ironisnya, meski terus menelan korban, pemerintah tak kunjung memberi sanksi tegas, hanya memberhentikan sementara pasca kejadian pada pada 25 Januari 2021 lalu," ujarnya dalam siaran tertulisnya.
Menurut Melky, jejadian yang terus berulang tanpa ada sanksi tegas ini menunjukkan sikap pemerintah yang terus bermain-main dengan keselamatan nyawa warga.
Ia menegaskan, JATAM mengecam keras Presiden Jokowi dan Menteri ESDM yang masa bodoh dengan keselamatan warganya sendiri.
"JATAM mendesak Menteri ESDM untuk segera mencabut permanen izin PT SMGP, lakukan penegakan hukum dan pemulihan atas seluruh kerusakan yang terjadi," pungkas Melky.
Daftar Operasi penambangan panas bumi PT SMGP yang menelan korban periode 2021-2022.
1. Pada 25 Januari 2021, lima orang warga Mandailing Natal, Sumatera Utara meninggal dunia akibat kebocoran gas dari proyek Pembangunan power plant Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang dikerjakan PT Sorik Merapi Geothermal Plant (SMGP). Puluhan warga lainnya juga mesti dilarikan ke puskesmas.
2. Pada 14 Mei 2021, terjadi ledakan dan kebakaran pada proyek PLTP milik PT SMGP yang hanya berjarak 300 meter dari pemukiman sehingga warga harus mengungsi hingga api bisa dipadamkan.
3. Pada 6 Maret 2022, terjadi kebocoran gas H2S di Sibanggor Julu yang berasal dari salah satu sumur milik PT SMGP. Akibatnya, setidaknya 58 warga yang harus dirawat karena mengalami mual, pusing, muntah hingga pingsan.
4. Pada 24 April 2022, terjadi semburan lumpur panas setinggi lebih dari 30 meter disertai dengan bau gas yang menyengat terjadi di rig pengeboran panas bumi PT SMGP. Sebanyak 21 warga terpapar gas beracun, dilarikan ke Rumah Sakit, dan sawah-sawah warta terendam lumpur.
5. Pada 16 September 2022, sekitar delapan warga adat Mandailing di sekitar proyek pembangkit panas bumi yang dikelola PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) keracunan, terpapar gas hidrogen sulfida (H2S) pada 16 September lalu. Mereka dilarikan ke rumah sakit-rumah sakit terdekat.
6. Pada 27 September 2022, terjadi
kebocoran H2S di PLTP SMGP Mandailing Natal kembali terjadi. Saat ini, tercatat 12 orang dilarikan ke RS. Jumlah ini berpotensi akan terus bertambah. (Arif KF)