Gaya Hidup yang Buruk Penyumbang Penyakit Jantung Koroner

Purwokerto

Kamis, 29 September 2022 | 20:14 WIB
Gaya Hidup yang Buruk Penyumbang Penyakit Jantung Koroner
Ilustrasi penyakir Jantung Koroner (Pixabay.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Penyakit komplikasi saat ini muncul tidak hanya menyerang orang tua saja. Namun orang dengan usia 30-an juga sangat berpotensi terserang dengan beragam penyakit. Komplikasi yang terjadi rerata menyumbangkan beragam bahaya, salah satu yang paling bahaya adalah penyakit jantung. 

Inilah yang perlu menjadi perhatian untuk kalangan muda agar bisa lebih memperhatikan segala resiko kesehatan agar penyakit berbahaya tidak muncul. Utamanya dengan gaya hidup yang cendrung kurang sehat pada masa dewasa kini.  

Radityo Prakoso Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia mengungkapkan, gaya hidup tidak sehat seperti malas gerak (mager) dan kebiasaan merokok faktor pemicu peningkatan angka kasus penyakit jantung koroner di kalangan pemuda Indonesia di bawah usia 40 tahun.

“Terdapat peningkatan prevalensi serangan jantung pada usia kurang dari 40 tahun sebanyak dua persen setiap tahunnya, dari tahun 2000 sampai 2016,” ujarnya di Jakarta, Kamis (29/9/2022), dilansir Antara.

Menurutnya, peningkatan angka tersebut akibat dari prevalensi obesitas, darah tinggi, kebiasaan merokok, dan kolesterol tinggi di kalangan usia muda. Penyakit jantung koroner, lanjutnya, terjadi karena ada sumbatan pada pembuluh koroner akibat deposit kolesterol atau inflamasi (peradangan).

Gaya hidup tidak sehat, menurut Radityo, menjadi penyebab paling umum penyakit jantung koroner di usia muda. Maka dari itu, dia mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olah raga minimal 30 menit sehari.

Sementara itu, Eva Susanti Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, faktor risiko lain adalah konsumsi gula, garam, dan lemak yang tidak terkontrol.

Data Kemenkes menunjukkan 28,7 persen masyarakat Indonesia konsumsi gula, garam, dan lemak melebihi batas yang dianjurkan, yaitu gula sebanyak 50 gram per hari (4 sendok makan), garam sebanyak 2 gram (sendok teh), dan lemak sebanyak 67 gram (5 sendok makan). Ia juga menyorot peningkatan prevalensi perokok pada kisaran umur 10 hingga 18 tahun.

“Terjadi peningkatan hampir 200 persen untuk yang merokok jenis elektrik,” katanya.

baca juga

Kecanggihan teknologi dan kehidupan di daerah perkotaan, sambung Eva, cenderung memicu kebiasaan malas gerak. Berdasarkan Global Burden of Desease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2014-2019, penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes menunjukan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5 persen pada 2013 menjadi 1,5 persen pada 2018. Bahkan penyakit jantung menyebabkan beban biaya terbesar. Merujuk data BPJS Kesehatan pada 2021 pembiayaan kesehatan terbesar untuk penyakit jantung mencapai Rp7,7 triliun per tahun.* (ANIK AS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Menyeimbangkan Maskulin Energi dan Feminin Energi dalam Tubuh

Cara Menyeimbangkan Maskulin Energi dan Feminin Energi dalam Tubuh

Purwokerto | Kamis, 29 September 2022 | 10:49 WIB

Tips Menjaga Makanan Agar tak Terkontimasi Zat Berbahaya

Tips Menjaga Makanan Agar tak Terkontimasi Zat Berbahaya

Purwokerto | Senin, 26 September 2022 | 22:25 WIB

Bagaimana Cara Kenali Penyakit Jantung Bawaan? Yuk Simak

Bagaimana Cara Kenali Penyakit Jantung Bawaan? Yuk Simak

Purwokerto | Jum'at, 23 September 2022 | 20:26 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×