PURWOKERTO SUARA.COM, PURBALINGGA - Sebagai upaya untuk melestarikan budaya sekaligus menggali potensi, Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas Purbalingga menggelar Festival Kenthongan dan Pameran UMKM, Minggu (18/12/2022).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno dalam sambutannya langsung secara daring, mengapresiasi diadakannya festival kenthongan kali ini yang ke-7.
"Festival kenthongan adalah cara menggali potensi yang ada di Purbalingga. Tentunya kebudayaan tradisional harus dikembangkan. Semakin berinovasi adaptasi dan kolaborasi," katanya sebelum membuka acara.
Acara tersebut juga sejalan dengan tema yang sedang diusung Kemenparekraf melalui gerakan 3G, gercep, geber dan gaspol.
"Semoga bisa membangkitkan perekonomian masyarakat setelah pandemi," terangnya.
Dirinya mengaku sebenarnya ingin menghadiri secara langsung acara tersebut. Namun jadwalnya bersamaan dengan agedan di Jawa Timur.
"Mungkin tahun depan bisa kolaborasi dengan kami. Bisa juga diikutsertakan dalam anugerah desa wisata kedepannya," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas Purbalingga menjelaskan tujuan diadakannya Festival Kenthongan untuk melestarikan budaya khususnya di Kabupaten Purbalingga.
"Karena festival sudah diadakan ke-7 kali. Pertama diadakan 9 tahun yang lalu. Dahulu kenthongan sempat booming tapi sempat turun karena pandemi. Lah ini coba kita bangkitkan lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Kembangkan Bahan Kosmetik dari Tanaman Asli Indonesia, Ini yang Dilakukan COSMAX dan IPB
Menurutnya, pada festival kali ini terdapat 15 peserta yang mendaftar dari eks Karesidenan Banyumas. Para peserta diberikan kesempatan masing-masing 15 menit untuk tampil di hadapan juri.
"Kami sangat mengapresiasi para peserta yang sudah ikut meramaikan. Kostum dan penampilannya sangat wah. Diluar dugaan kami peserta sangat antusias," tutupnya. (Anang Firmansyah)