Mengenal Fenomena Solstis, Apa Dampaknya di Indonesia?

Purwokerto | Suara.com

Minggu, 18 Desember 2022 | 17:33 WIB
Mengenal Fenomena Solstis, Apa Dampaknya di Indonesia?
ilustrasi Fenomena Solstis ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM Pada bulan Desember akan terjadi sebuah peristiwa antariksa yang disebut fenomena Solstis. Fenomena tersebut ramai diperbincangkan di TikTok. Apa sebenarnya Fenomena Solstis itu? Apakah berbahaya?

Fenomena Solstis Desember merupakan peristiwa antariksa yang terjadi setiap tahun dan biasa disebut sebagai titik balik matahari. Fenomena antariksa tidak berbahanya dan hanya akan mempengaruhi perubahan musim saja.

Pengertian Solstis

Solstis adalah fenomena yang juga disebut dengan titik balik matahari. Fenomena ini disebabkan adanya kemiringan sumbu Bumi pada sudut 23,5 derajat terhadap bidang orbitnya mengelilingi Matahari.

Maka, ketika pada puncak orbitnya, bagian Bumi utara dan selatan bisa mendapat sinar matahari dengan durasi yang berbeda. Dalam setahun Solstis terjadi dua kali, yaitu bulan Juni dan Desember.

Solstis Juni atau titik balik Matahari di bulan Juni terjadi ketika Matahari berada paling utara dari ekuator saat tengah hari.
Sementara Solstis Desember atau titik balik Matahari di bulan Desember ketika Matahari berada paling selaran dari ekuator saat tengah hari.

Kapan Terjadi Fenomena Solstis?

Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Solstis Juni terjadi antara tanggal 20-21 Juni setiap tahun. Sementara Solstis Desember berlangsung pada 20-21 Desember.

Meskipun demikian terdapat kemungkinan jadwal fenomena Solstis ini mengalami pergeseran. Namun periode pergeserannya membutuhkan waktu ratusan hingga ribuan tahun.

Data BRIN menjelaskan bahwa 9250 SM, Solstis Juni terjadi 19 Juni dan Solstis Desember terjadi 18 Desember. Lalu 1250 M, Solstis Juni terjadi 22 Juni dan Solstis Desember pada 22 Desember.

Dampak Fenomena Solstis di Indonesia

Bagi negara yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa atau ekuator, seperti Indonesia, tidak akan banyak terdampak.
Berbeda bagi negara-negara di belahan bumi Utara dan Selatan. Wilayah di belahan bumi utara dan selatan akan merasakan perbedaan durasi malam dan siang yang sangat signifikan saat fenomena ini berlangsung

Misalnya kota Hamburg (Jerman) yang berada di belahan Bumi utara saat mengalami Fenomena Solstis Juni akan mengalami siang hari selama 17 jam. Namun saat Solstis Desember siang hari di sana hanya 7,5 jam.

Pada saat yang sama, hal berlawanan terjadi di belahan bumi selatan. Kota Melbourne (Australia) misalnya. Saat Solstis Juni, siang hari di Melbourne justru hanya 9,5 jam. Tapi ketika Solstis Desember di sana durasi siang hari mencapai 15,25 jam. Sehingga perubahan empat musim di negara-negara ini bisa berbeda dari sebelumnya.

Indonesia, perbedaan siang hari pada Solstis Juni dan Solstis Desember tidak terlalu signifikan. Berikut ini daftarnya mengutip dari situs BRIN:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan

Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan

| Senin, 07 November 2022 | 20:30 WIB

Kemenag RI Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

Kemenag RI Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

| Senin, 07 November 2022 | 20:14 WIB

Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Ini Jam dan Lokasinya

Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Ini Jam dan Lokasinya

| Senin, 07 November 2022 | 18:58 WIB

Terkini

5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok

5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok

Jakarta | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:49 WIB

Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!

Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:30 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong

7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong

Jakarta | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:26 WIB

Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?

Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?

Jakarta | Selasa, 05 Mei 2026 | 23:15 WIB

18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah

18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah

Sumsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:55 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap

Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap

Kalbar | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:40 WIB

Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M

Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M

Banten | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:36 WIB

Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok

Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok

Bogor | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:30 WIB

4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng

4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng

Jabar | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:24 WIB