Bingung Libur Nataru Mau Kemana? Wisata Hujan "Salju" Serang Purbalingga Aja Yuk

Purwokerto

Sabtu, 31 Desember 2022 | 13:25 WIB
Bingung Libur Nataru Mau Kemana? Wisata Hujan "Salju" Serang Purbalingga Aja Yuk
Pengunjung menikmati suasana hujan "salju" yang ada di Desa Wisata Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga pada Jumat (30/12/2022). (Suara.com/Anang Firmansyah)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Bak musim dingin di dataran benua eropa, hujan "salju" melanda hutan pinus di Desa Wisata Lembah Asri Serang (D'las) Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Hutan pinus yang identik dengan warna hijau dibuat berwarna putih.

Tentu saja, udara dingin khas dari lembah selatan Gunung Slamet menambah suasana sahdu dan mendukung di musim salju. Meski begitu, tempat wisata ini belum begitu tenar di masyarakat. 

Pengelola wisata lembah asri, Fajar menjelaskan wisata taman salju ini merupakan kawasan wisata unggulan di yang berudara sejuk.

"Kebetulan kami membuat wahana taman salju. Ini cukup diminati oleh para wisatawan," katanya kepada wartawan, Jumat (30/12/2022).

Menurutnya, butiran salju yang dibuat tidak berbahaya bagi masyarakat. Karena terbuat dari sabun herbal yang aman untuk kulit dan mata. Oleh sebabnya, bagi para wisatawan tidak perlu khawatir.

"Ini buih aman. Tidak berbahaya untuk para pengunjung yang bermain salju disini," terangnya.

Wahana wisata ini menjadi yang pertama di Jawa Tengah. Khususnya taman salju yang berada di luar ruang.

"Ini masih satu-satunya wahana salju di Banyumas raya bahkah di Jawa Tengah yang langsung menyatu dengan alam," jelasnya.

Pada masa libur nataru kali ini, ia mengaku mengalami lonjakan pengunjung. Namun bagi warga sekitar Banyumas Raya tidak perlu khawatir, karena lokasi wisata ini cukup luas.

baca juga

Untuk harga tiket masuknya cukup terjangkau. Pengunjung cukup membayar Rp 10 ribu untuk merasakan suasana salju layaknya di negeri empat musim.

Pengunjung pasangan suami istri asal Kabupaten Banyumas, Aliyah dan Aan mengaku kagum dengan adanya tempat wisata ini. Ini kali pertama ia merasakan hujan "salju" di iklim tropis.

"Lokasinya teduh, terus asri banget tentunya. Disini juga banyak banget wahana dan permainan untuk anak-anak. Kan kita tahu ya negara yang empat musim lagi musim winter, kita disini sedikit merasakan," tutupnya. (Anang Firmansyah)

Caption :  Suara.com/Anang Firmansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Kontrofersi Perselingkuhan Menantu dan Mertua Asal Serang Banten, Berhubungan Badan Sebelum Menikah Hingga Digerebek

5 Kontrofersi Perselingkuhan Menantu dan Mertua Asal Serang Banten, Berhubungan Badan Sebelum Menikah Hingga Digerebek

Banten | Sabtu, 31 Desember 2022 | 06:40 WIB

Pesona Gunung Gupak Magelang, Sajikan Pemandangan 9 Gunung di Jawa

Pesona Gunung Gupak Magelang, Sajikan Pemandangan 9 Gunung di Jawa

Purwokerto | Jum'at, 30 Desember 2022 | 20:58 WIB

Acungkan Jari Tengah Sambil Kompak Nyanyi Indonesia Pusaka, Massa Serang Bus Squad Thailand

Acungkan Jari Tengah Sambil Kompak Nyanyi Indonesia Pusaka, Massa Serang Bus Squad Thailand

Kaltim | Jum'at, 30 Desember 2022 | 19:00 WIB

Wisata di Desa Budo dan Bunaken Sulut Dinilai Potensial untuk Dikembangkan

Wisata di Desa Budo dan Bunaken Sulut Dinilai Potensial untuk Dikembangkan

Press Release | Jum'at, 30 Desember 2022 | 18:06 WIB

Jalankan Perintah Kapolri, Kapolres Purbalingga Dengarkan Langsung Curhatan Warga Karangreja di Pangkalan Ojek

Jalankan Perintah Kapolri, Kapolres Purbalingga Dengarkan Langsung Curhatan Warga Karangreja di Pangkalan Ojek

Purwokerto | Jum'at, 30 Desember 2022 | 15:38 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×