PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Sejumlah puluhan los Pasar Ajibarang, Kabupaten Banyumas yang baru satu tahun ditempati roboh. Bangunan yang terbuat dari bahan baja ringan itu diduga ambruk karena diterjang angin kencang pada Jumat (30/12/2022) malam.
Beruntung saat kejadian sudah tidak ada aktifitas perekonomian. Meski begitu sebanyak 25 pedagang yang menempati los tersebut terancam tak bisa berjualan karena lapaknya sudah tidak bisa ditempati lagi.
Nanang, salah satu pedagang yang memiliki lapak di los tersebut menjelaskan los pasar tersebut ambruk karena diterpa angin kencang.
"Bangunan los pasar ini ambruk karena angin kencang semalam. Sudah tidak bisa ditempati lagi," katanya kepada wartawan, Sabtu (31/12/2022).
Saat ini mengaku bingung dengan kondisi saat ini. Terlebih pada waktu liburan tahun baru biasanya banyak masyarakat yang mengunjungi pasar tradisional.
"Kondisi ini saya tak bisa jualan. dagang lagi sepi malah los jualanya roboh. saya nda tau mau bagaimana lagi," terangnya.
Bangunan los sepanjang kisaran 70 meter yang roboh tersebut terbuat dari bahan baja ringan. Para pedagang berharap, pasar yang menjadi mata pencaharian bisa segera diperbaiki.
"Ya saya mohon agar pemerintah bisa segera memperbaiki. Karena kita bingung harus jualan lagi dimana," jelasnya.
Angin kencang yang melanda sebagian wilayah banyumas seperti di Kecamatan Pekuncen, Ajibarang, Gumelar, Wangon dan wilayah lain terjadi beberapa hari. Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi hal-hal yang bisa menimbulkan korban jiwa. (Anang Firmansyah)
Baca Juga: Kreatif, Warga Banjaranyar Banyumas Bikin Terompet Tradisional untuk Rayakan Tahun Baru