Meski hidupnya tertolong, alat kelamin korban tak berhasil disambungkan. Potongan kelamin itu gagal ditemukan.
"Sebenarnya bisa disambungkan. Tapi potongannya hilang," ujarnya,
Selain tanpa alat vital yang utuh, menurutnya, korban tetap bisa hidup secara normal. Saluran urine juga masih berfungsi.
"Jika kondisinya membaik dalam waktu dekat sudah bisa pulang," pungkasnya.***
Disclaimer : Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.