Berikan Efek Halusinasi, Berikut 7 Fakta Lengkap Buah Kecubung

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 17 Januari 2023 | 08:40 WIB
Berikan Efek Halusinasi, Berikut 7 Fakta Lengkap Buah Kecubung
Ilustrasi Buah Kecubung (Instagram)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Tahukah kamu buah kecubung  bisa menimbulkan efek halusinasi? Buah kecubung atau Datura metel adalah bagian dari famili Solanaceae dan genus Datura. 

Buah berbahaya ini memiliki bentuk bunga yang khas seperti terompet dengan warna putih dan pertama kali dikenalkan sekitar tahun 1754, oleh seorang ilmuwan yang bernama Linnaeus. Selain itu, tanaman ini dijuluki sebagai terompet setan, hal ini disebabkan lantaran jika seseorang memakan buahnya akan menimbulkan efek halusinasi. 

Lalu, apa saja efek samping dari mengonsumsi buah kecubung? Apakah jenis tanamanan ini tak memiliki manfaat sama sekali? Berikut fakta lengkap mengenai buah kecubung:

1. Tanaman kecubung terdiri dari berbagai spesies

Bunga trompet merupakan sebutan tumbuhan berbunga dari genus Brugmansia tersebut. Tanaman ini masih memiliki hubungan kerabat dengan kecubung (Datura metel), akan tetapi jenisnya beda-berbeda, di antaranya:

- Bunga trompet merah atau Brugmansia sanguinea 
- Bunga trompet putih atau Brugmansia suaveolens 
- Bunga trompet emas atau Brugmansia aurea.

2. Bunga berbentuk terompet

Tumbuhan beracun ini termasuk ke dalam jenis tumbuhan semak yang bisa hidup dengan ukuran yang cukup besar. Tingginya bahkan bisa mencapai 8 meter. Bagian yang paling menarik dari tumbuhan tersebut, tentu saja bunganya yang berbentuk menyerupai trompet panjang.  

Ukuran dari bunganya sendiri cukup besar. Panjangnya bisa mencapai hingga 50 cm dengan lebar kelopak mencapai 30 cm saat mekar. Ketika bermekaran, nunga terompet tentu sangat cantik serta mempunyai beragam warna. Seperti putih, ungu, merah dan lainnya.

3. Buah kecubung sebabkan halusinasi

Buah kecubung yang berbentuk bulat berduri dan berwarna hijau memiliki efek negatif. Jika seseorang mengonsumsi buah kecubung ia akan halusinasi dan euforia atau merasa gembira sesaat. Hal disebabkan karena buah kecubung termasuk dalam jenis tanaman opioid seperti ganja dan juga katinon.

Selain halusinasi, orang yang memakan buah ini juga dapat merasakan pusing yang berkepanjangan hingga muntah-muntah. Efek ini akan bertahan lama sesuai dengan jumlah buah kecubung yang dikonsumsi.

4. Dijuluki The Devil's Breath

Saking bahayanya, buah kecubung mendapat julukan "The Devil's Breath" atau dalam bahasa Indonesia efek "napas setan". Hal ini lantaran kecubung mengandung zat yang berbahaya bernama skopolamin.

Seseorang yang mengonsumsi zat ini tubuhnya akan merasakan efek seperti zombi. Zat ini terbilang cukup berbahaya terutama jika dikonsumsi dalam jumlah atau dosis tinggi, karena dapat menyebabkan merusak-nya daya ingat bahkan menimbulkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Ijin Sakit Karena Ingin Menghindari Sesuatu Bisa Jadi Terkena Sindrom Munchausen, Apa Itu?

Sering Ijin Sakit Karena Ingin Menghindari Sesuatu Bisa Jadi Terkena Sindrom Munchausen, Apa Itu?

| Sabtu, 14 Januari 2023 | 16:37 WIB

Akibat Chiki Ngebul Seorang Anak di Jember Alami Infeksi Pencernaan

Akibat Chiki Ngebul Seorang Anak di Jember Alami Infeksi Pencernaan

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:58 WIB

Cara Mencuci Brokoli dengan Tepat, Bersih dan Sehat Dikonsumsi

Cara Mencuci Brokoli dengan Tepat, Bersih dan Sehat Dikonsumsi

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:54 WIB

Terkini

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Jaringan Luas AgenBRILink BRI Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Jaringan Luas AgenBRILink BRI Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Bri | Senin, 23 Maret 2026 | 15:35 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:35 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Bandara Kualanamu Diprediksi 29 Maret 2026

Puncak Arus Balik Lebaran Bandara Kualanamu Diprediksi 29 Maret 2026

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 15:33 WIB

Batal Debut September 2026, Ini Bocoran Tanggal Peluncuran iPhone Fold Terbaru

Batal Debut September 2026, Ini Bocoran Tanggal Peluncuran iPhone Fold Terbaru

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 15:30 WIB

Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony

Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 15:29 WIB

Cerita Warga Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu, Lebaran Perdana di Rumah Baru dari Pemerintah

Cerita Warga Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu, Lebaran Perdana di Rumah Baru dari Pemerintah

Jabar | Senin, 23 Maret 2026 | 15:27 WIB

Kisah Penebusan Dosa dan Keteguhan Prinsip dalam Hidup di Novel Janji

Kisah Penebusan Dosa dan Keteguhan Prinsip dalam Hidup di Novel Janji

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 15:25 WIB

Gen Z di Hari Raya: Antara Kewajiban Tradisi dan Realita Zaman

Gen Z di Hari Raya: Antara Kewajiban Tradisi dan Realita Zaman

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 15:25 WIB