Puasa Lancar Bagi Penderita Maag, Ini Saran Pakar Kesehatan

Purwokerto

Jum'at, 24 Maret 2023 | 18:27 WIB
Puasa Lancar Bagi Penderita Maag, Ini Saran Pakar Kesehatan
Ilustrasi pemeriksaan dokter. ((Foto. Unsplash.com - CDC))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan maag diimbau mengonsumsi obat pereda mendekati waktu imsak, sesaat setelah berbuka puasa, serta sebelum tidur. Hal itu disampaikan Dedy Sudrajat dokter spesialis penyakit dalam Eka Hospital BSD.

“Dengan mengonsumsi obat secara rutin dan memperhatikan segala makanan yang dikonsumsi beserta polanya, diharapkan puasa yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar,” katanya, dikutip Antara, Jumat (24/3/2023).

Dijelaskannya, maag kondisi ketika asam lambung naik dari perut menuju kerongkongan (refluks asam). Sedangkan penyakit maag dalam dunia kedokteran disebut sebagai dispepsia/gastritis yakni penyakit akibat peradangan di dinding lambung. Kondisi ini biasanya ditandai nyeri pada ulu hati.

Dua gangguan kesehatan ini tentu akan mengganggu bagi orang yang menjalankan ibadah puasa, karena berkaitan dengan sistem cerna dan pengaturan jadwal makan yang berubah.

Oleh karena itu dr. Dedy Sudrajat meminta agar penderita maag  jangan makan berlebihan saat sahur dan berbuka puasa karena dapat membuat lambung bekerja keras. Lalu hindari konsumsi makanan yang mengandung asam, pedas, serta bersantan, karena akan merangsang asam lambung keluar lebih banyak.

“Kurangi juga makan makanan yang banyak mengandung gas seperti kubis/kol, sawi, nangka. Serta hindari pula minuman berkafein seperti kopi, teh, juga minuman bersoda,” ujarnya.

Kemudian saat berbuka, lanjut dia, awali dengan konsumsi makanan ringan dan setelah itu lanjutkan dengan makan besar.

“Setelahnya cukup konsumsi camilan ringan dan sehat seperti pisang atau biskuit,” ujarnya.

Dokter Dedy Sudrajat juga mengimbau kepada penderita maag menghindari tidur setelah makan karena hal ini akan membuat tekanan dalam lambung meningkat sehingga makanan dan cairan lambung bisa naik ke kerongkongan.

baca juga

“Disarankan jika ingin tidur, 1-2 jam setelah makan sahur atau buka puasa. Jika terpaksa harus tidur setelah makan, maka posisi tidur sebaiknya dalam posisi setengah duduk sehingga mengurangi kemungkinan refluks asam lambung,” ujarnya.

Imbauan terakhir adalah mengendalikan emosi karena dapat menurunkan tingkat stres dengan cara yang positif dan baik seperti istirahat sejenak jika lelah serta lakukan teknik relaksasi ataupun latihan pernapasan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muslim Wajib Tahu, Begini 6 Adab Berbuka Puasa yang Perlu Dilakukan

Muslim Wajib Tahu, Begini 6 Adab Berbuka Puasa yang Perlu Dilakukan

Purwokerto | Jum'at, 24 Maret 2023 | 17:00 WIB

Jadwal Buka Puasa 24 Maret 2023 Wilayah Purwokerto dan Sekitarnya

Jadwal Buka Puasa 24 Maret 2023 Wilayah Purwokerto dan Sekitarnya

Purwokerto | Jum'at, 24 Maret 2023 | 15:05 WIB

Jam Kerja ASN Purbalingga Berubah Selama Bulan Ramadhan, Sekda : Tak Ganggu Pelayanan Publik

Jam Kerja ASN Purbalingga Berubah Selama Bulan Ramadhan, Sekda : Tak Ganggu Pelayanan Publik

Purwokerto | Kamis, 23 Maret 2023 | 16:34 WIB

Doa Buka Puasa dan Waktu yang Tepat Membacanya

Doa Buka Puasa dan Waktu yang Tepat Membacanya

Purwokerto | Kamis, 23 Maret 2023 | 16:24 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×