Gempa Bumi Guncang Utara Tuban, Ini 5 Cara Aman untuk Berlindung Saat Gempa

Purwokerto

Jum'at, 14 April 2023 | 20:59 WIB
Gempa Bumi Guncang Utara Tuban, Ini 5 Cara Aman untuk Berlindung Saat Gempa
Ilustrasi Gempa Bumi ((istockphoto))

PURWOKERTO.SUARA.COM - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,9 terjadi di wilayah Laut Jawa, 65 kilometer arah Barat Laut Kota Tuban, Jawa Timur pada Jumat (14/4/2023) pukul 16.55 WIB.

Data BMKG Episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 6,31° LS ; 111,96° BT pada kedalaman 643 kilometer.

Pihak BMKG menyatakan bahwa gempa bumi yang merupakan jenis gempa bumi dalam ini terjadi akibat adanya aktivitas deformasi slab pull pada lempeng Indo-Australia, yang tersubduksi menurun hingga di bawah Laut Jawa.

Gempa bumi ini dirasakan cukup kuat oleh hampir semua penduduk di daerah Kuta dengan skala intensitas V MMI.

Gempa bumi merupakan salah suatu kejadian alam yang tidak bisa diprediksi secara pasti kapan dan di mana akan terjadi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui cara aman berlindung saat terjadi gempa bumi. Berikut adalah 5 cara aman berlindung saat terjadi gempa:

1. Berlindung di bawah meja atau meja lipat

Cara ini sangat efektif untuk melindungi diri dari pecahan kaca atau material yang terjatuh saat gempa. Caranya adalah segera mencari tempat yang aman dan berlindung di bawah meja atau meja lipat yang cukup kuat.

2. Berlindung di bawah bingkai pintu

baca juga

Bingkai pintu biasanya lebih kuat dan kokoh daripada dinding. Jadi, saat terjadi gempa, berlindunglah di bawah bingkai pintu yang bisa melindungi dari benda yang terjatuh atau runtuhan bangunan.

3. Berlindung di tempat terbuka

Jika Anda sedang berada di dalam ruangan dan tidak memiliki tempat untuk berlindung di bawah meja atau bingkai pintu, maka segera keluar dan berlindunglah di tempat terbuka seperti lapangan atau taman. Hindari berada di dekat bangunan, tiang listrik atau pepohonan yang dapat roboh.

4. Jangan panik dan tetap tenang

Jika terjadi gempa, jangan panik dan tetap tenang. Hindari berlari atau tergesa-gesa keluar ruangan karena dapat membahayakan diri Anda sendiri. Segera mencari tempat yang aman untuk berlindung.

5. Ikuti protokol keamanan yang ditetapkan

Setiap gedung atau tempat umum biasanya memiliki protokol keamanan yang ditetapkan saat terjadi gempa. Ikuti protokol tersebut dan jangan mengabaikan tanda-tanda evakuasi atau petunjuk lain yang diberikan oleh petugas keamanan.

Saat situasi gempa bumi, yang terpenting adalah keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengan mengetahui cara aman berlindung saat terjadi gempa, kita dapat mengurangi risiko cedera atau kerugian yang lebih besar.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Korban Gempa Turki Terus Bertambah, Begini Upaya Presiden Recep Tayyip Erdogan

Jumlah Korban Gempa Turki Terus Bertambah, Begini Upaya Presiden Recep Tayyip Erdogan

Purwokerto | Rabu, 01 Maret 2023 | 18:45 WIB

Kirim Bantuan ke Negara Turki dan Suriah, Begini Pesan Jokowi untuk Kedua Negara Terdampak Bencana Gempa

Kirim Bantuan ke Negara Turki dan Suriah, Begini Pesan Jokowi untuk Kedua Negara Terdampak Bencana Gempa

Purwokerto | Selasa, 21 Februari 2023 | 18:27 WIB

Ditemukan Meninggal Akibat Gempa di Turki,  Hari Ini Jenazah Christian Atsu Diterbangkan Pulang ke Ghana

Ditemukan Meninggal Akibat Gempa di Turki, Hari Ini Jenazah Christian Atsu Diterbangkan Pulang ke Ghana

Purwokerto | Minggu, 19 Februari 2023 | 21:39 WIB

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Sumur Banten Minggu Siang

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Sumur Banten Minggu Siang

Purwokerto | Minggu, 19 Februari 2023 | 12:57 WIB

Terkini

Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat

Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat

Foto | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:49 WIB

Aksi Nekat Pria di Ciruas: Teror Pakaian Dalam hingga Kirim Pesan Tak Senonoh ke Rumah Warga

Aksi Nekat Pria di Ciruas: Teror Pakaian Dalam hingga Kirim Pesan Tak Senonoh ke Rumah Warga

Banten | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:44 WIB

Perempuan Desa Tak Lagi di Balik Layar, Kini Bisa Jadi Penggerak Ekonomi

Perempuan Desa Tak Lagi di Balik Layar, Kini Bisa Jadi Penggerak Ekonomi

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:42 WIB

Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!

Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:40 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:35 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Ngeri! Layangan Tersangkut di Pesawat Saat Mendarat di Bandara Hasanuddin

Ngeri! Layangan Tersangkut di Pesawat Saat Mendarat di Bandara Hasanuddin

Sulsel | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:27 WIB

Lamborghini hingga Kapling Tanah Disita dalam Kasus Korupsi IUP Kalbar

Lamborghini hingga Kapling Tanah Disita dalam Kasus Korupsi IUP Kalbar

Foto | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:23 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

×