PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Warga Muhammadiyah di Kabupaten Purbalingga menjalankan salat Idulfitri 1444 H dengan penuh khidmat di Alun-alun Kota Purbalingga, Jumat pagi 21 April 2023. Proses perizinan berjalan lancar sejak awal karena tak ada kontroversi dari Pemkab Purbalingga.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Ali Sudarmo, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Purbalingga yang telah memfasilitasi pelaksanaan sholat Idul Futri di alun-alun hingga bisa berjalan penuh khidmat.
"Terima kasih kepada Pemda terutama bupati yang telah memberikan fasilitas kepada Muhammadiyah untuk melaksanakan sholat Idul Fitri," katanya.
Bertindak sebagai imam pada salat Idulfitri ini ialah Sudirman dan khotib Fauzan Anwar. Pelaksanaan salat Idulfitri berlangsung tertib dan khidmat.
Fauzan dalam khutbahnya mengatakan Muhammadiyah akan berusaha membentengi generasi milenial dari pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan ajaran Islam melalui jalur dakwah.
"Perlu ditingkatkan jumlah jam pelajaran agama, akan tetapi tidak hanya penguatan pada materi tapi juga perlu diimplementasikan dalam kehidupan sosial," tuturnya.
PDM Purbalingga juga menyatakan siap melaksanakan hasil Muktamar ke-48 yang mengusung tema Muhammadiyah yang berkemajuan dengan ciri senantiasa melaksanakan risalah islamiyah yang berkemajuan.
Seperti diketahui, berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 1/MLM/1.0E/2023, Muhammadiyah menetapkan hari raya Idulfitri jatuh pada Jumat (21/4/2023). Keputusan ini berbeda dengan hasil sidang isbath pemerintah. Meski demikian, masyarakat mulai terbiasa dan bisa menerima perbedaan dengan lapang dada.***
Baca Juga: Rans Nusantara FC Tak Mau Salah Beli Pemain, Harus Rela Berdarah-darah untuk Klub