PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Batas cinta dan benci memang setipis kertas. Setidaknya ini berlaku pada gadis 20 tahun yang nekat terjun ke sungai Klawing usai bertengkar dengan kekasihnya, Jumat malam 28 April 2023.
Peristiwa ini tak pelak membuat warga Purbalingga geger. Sebab kejadian itu disaksikan warga sekitar lokasi kejadian.
Dari kesaksian warga, perempuan berinisial BA itu sempat bertengkar hebat sengan seorang lelaki. Tak berselang lama, perempuan itu naik pembatas jembatan dan terjun ke sungai Klawing.
Diduga, BA berniat mengakhiri hidup setelah hubungan asmaranya dengan sang kekasih berakhir. Cinta telah berubah benci.
Namun BA selamat setelah penambang pasir menyelamatkannya. Meski selamat, kondisinya lemas sehingga harus dirawat di rumah sakit.
Peristiwa perempuan terjun ke Sungai Klawing di Kelurahan Bancar, Kecamatan/Kabupaten Purbalingga ini bukan yang peertama. Sebelumnya, juga sempat gadis belasan tahun terjun ke sungai Klawing karena persoalan asmara.
Kapolsek Purbalingga AKP Siswanto mengatakan peristiwa perempuan terjun ke Sungai Klawing terbaru terjadi pukul 19.30 WIB. Perempuan berinisial BP ini merupakan warga Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga.
"Diduga perempuan tersebut hendak bunuh diri dengan menceburkan dirinya ke sungai. Namun pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya, Sabtu (29/4/2023).
Dari keterangan sejumlah saksi sebelum kejadian perempuan tersebut terlihat berada di atas jembatan bersama seorang laki-laki yang diduga merupakan kekasihnya. Kemudian keduanya tampak bertengkar hingga selanjutnya perempuan tersebut terjun ke sungai.
Baca Juga: Link Baca Thread Sewu Dino Lengkap dari SimpleMan, Kisahnya Lebih Seram dari KKN di Desa Penari
"Warga di sekitar lokasi yang melihat kejadian kemudian berteriak minta tolong. Perempuan tersebut berhasil diselamatkan oleh penambang pasir yang ada di Sungai Klawing," katanya.
Kapolsek menambahkan setelah dievakuasi kemudian perempuan tersebut dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kondisinya sadar namun masih dalam perawatan petugas medis.***