purwokerto

Sukses Kopi Mukidi Temanggung Jadi Bahan Kajian Mahasiswa Unsoed Purwokerto

Purwokerto Suara.Com
Kamis, 25 Mei 2023 | 11:30 WIB
Sukses Kopi Mukidi Temanggung Jadi Bahan Kajian Mahasiswa Unsoed Purwokerto
Kunjungan tim riset Unsoed di Rumah Kopi Mukidi di Temanggung, Jawa Tengah, beberapa hari lalu. (Dok. Unsoed)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Kisah sukses pengusaha kopi merek Kopi Mukidi di Kabupaten Temanggung menarik dikaji. Kajian di antaranya dilakukan Dosen Magister Ilmu Komunikasi Unsoed, Dr Adhi Iman Sulaiman SIP MSi bersama mahasiswanya.

Kepada tim peneliti Unsoed ini, Mukidi (49) menceritakan banyak hal, mulai dari sejarah tanaman kopi di Temanggung, cara menanam kopi sampai  petik hingga menyajikannya dalam secangkir kopi dengan berbagai teknik. 

Adhi juga memaparkan manajemen hitung-hitungan bisnis hingga bagaimana cara memberdayakan petani untuk meningkatkan kesejahteraannya dari bertanam kopi.

Mukidi bersama dengan istrinya mulai memproduksi kopi olahan yang diberi nama Kopi Jawa. Kopi Jawa berbahan baku kopi arabika asal Temannggung.

Selanjutnya usaha berkembang hingga beberapa merek dihasilkan. Pada tahun 2013, Mukidi membangun merek Kopi Mukidi yang terdiri dari berbagai jenis kopi, mulai dari arabika hingga robusta.

Dengan tatanan rumah ala desa, pembeli bisa menikmati secangkir kopi dengan sajian aneka gorengan, seperti  pisang goreng chrispy, stik tahu, kentang goreng  maupun roti gulung. 

Kini Mukidi menjual beraneka kopi, mulai kopi tubruk, V60, Vietnam drip, French Press, Mokapot, Espresso, Aero Press, Latte Coffe, White Cofee, Brown Cofee, Kopi Susu, Chocolate Cofee, Coklat dan Fresh Milk. Harganya kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 17 ribu per cangkir.  

Di Rumah Kopi Mukidi, pengunjung juga bisa membeli kopi Mukidi  kemasan bubuk untuk oleh-oleh dalam lima pilihan. Yakni kopi Lanang, Arabika, Robusta, Arabusta dan Spesial Blend. Harganya dibandrol mulai dari Rp25 ribu - Rp 35 ribu per 100 gram. Juga dijual berbagai ukuran di atas 100 gram, dengan harga bervariasi.

Periset dan dosen Unsoed Adhi Iman Sulaiman mengkaji kesuksesan Kopi Mukidi di Dusun Jambon, Desa Gandurejo, Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung selama dua hari. Bersama 20 mahasiswa, terdiri  10 mahasiwa Progran Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) Unsoed angkatan 2022, 10 Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi angkatan 2017 dan 2022 dan alumni.

Baca Juga: 4 Jenis Tanaman Hias yang Bikin Interior Rumah Makin Cantik, Apa Saja?

Selain di Kopi Mukidi, ia juga pernah melakukan riset di UKM Kopi Potorono di Desa Sambak, Kecamatan  Kajoran, Kabupaten  Magelang. 

"Para mahasiswa ini belajar secara langsung kepada para pelaku UKM untuk berinteraksi, merekontruksi dan menganalisis kesuksesaan pelaku UKM Kopi ini," kata Adhi Iman Sulaiman.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI