Literasi Digital untuk Kemajuan Bisnis Warga Wonogiri

Purwokerto

Senin, 10 Juli 2023 | 05:27 WIB
Literasi Digital untuk Kemajuan Bisnis Warga Wonogiri
Pemateri menyampaikan paparan oada talkshow literasi digital di Kabupaten Wonogiri, Sabtu, 8 Juli 2023. (Dokumentasi Panitia)

PURWOKERTO.SUARA.COM, WONOGIRI — Perubahan yang datang bersamaan dengan kemajuan teknologi digital sampai pada ranah perekonomian. Para pelaku usaha mau tak mau harus beradaptasi agar mampu bertahan di tengah iklim kompetisi sekaligus kolaborasi seperti saat ini.

Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia menggelar talkshow literasi digital di berbagai daerah, satu di antaranya di Desa Platarejo, Giriwoyo, Wonogiri, Sabtu (9/7/2023) malam. Pada talkshow kali ini, Kemenkominfo mengambil tema "Transformasi Digital Bagi Kemajuan Perekonomian".
 
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Makin Cakap Digital 2023 yang digagas Kemenkominfo RI. Program ini bertujuan meliterasi warga agar mampu menggunakan teknologi digital dengan bijak dan produktif secara ekonomi.
 
Program yang berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital ini menghadirkan tiga pembicara dari berbagai katar belakang. Mereka antara lain Dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Andriana Grahani Firdausy, Kepala Badan Penelitian Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Yogyakarta Christianty Juditha, dan Staf Khusus Menkominfo Rosarita Niken Widiastuti.
 
Niken mengatakan, indeks literasi digital Wonogiri masuk dalam kriteria sedang. Hal itu menandakan cukup banyak masyarakat Wonogiri yang mampu menggunakan teknologi digital dengan baik. 

Namun tahu cara pemanfaatan teknologi digital saja tidak cukup. Sebab teknologi digital bisa dimanfaatkan lebih jauh untuk meningkatkan skala perekonomian para pelaku usaha.
 
Melalui program ini, Kemenkominfo berharap Wonogiri mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha sehingga perekonomian warga meningkat. 
 
Menurut Niken, Wonogiri mempunyai potensi besar di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM). Sayangnya, belum banyak pelaku UMKM di Wonogiri yang mengoptimalkan teknologi digital untuk keperluan bisnisnya.
 
“Dengan digitalisasi usaha, peluang dan potensi usaha itu berkembang semakin besar. Sebab jangkauan usaha melalui digitalisasi itu semakin luas,” kata Niken usai acara.
 
Dia menambahkan, minat masyarakat untuk belanja secara online sangat tinggi. Oleh karena itu, peluang melebarkan sayap melalui teknologi digital juga amat besar.

Namun untuk mampu mengoptimalkan teknologi digital, para pelaku bisnis harus dibekali kompetensi digital.
 
“Tidak sekadar menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara menguasai teknologi digital itu dengan bijak, produktif, dan aman,” ujar dia.
 
Dosen Fakultas Hukum (UNS) Solo, Andriana Grahani Firdausy, pada acara ini menjelaskan ada empat pilar literasi digital dalam transformasi digital. Keempat pilar ini meliputi etika, budaya, keterampilan, dan keamanan digital.
 
Andriana lebih banyak menyoroti ekonomi kreatif dalam budaya digital. Dia menjelaskan Wonogiri memiliki banyak potensi ekonomi kreatif, antara lain kuliner, kriya, dan seni.
 
“Ekonomi kreatif ini, selain berdampak sosial, juga memiliki identitas citra lokal. Oleh karena itu perlu digitalisasi agar identitas lokal ini lebih banyak dikenal,” kata Andriana.
 
Untuk mencapai kondisi itu, setiap desa di Wonogiri harus mempunyai satu produk budaya yang didigitalisasi sehingga dikenal luas dan bisa menjadi identitas wilayah itu. Digitalisasi produk budaya berupa kuliner, kriya, atau seni selain sebagai upaya mengenalkan kepada khalayak, juga berdampak pada penambahan nilai ekonomi pada produk budaya itu.
 
“Syaratnya, masyarakat dari wilayah itu harus sepakat dan adil. Artinya, ketika produk itu diunggah dalam dunia digital, maka mereka harus menjaga produk. Tidak saling menjatuhkan,” paparnya.
 
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Yogyakarta, Christianty Juditha, menyampaikan beberapa kondisi literasi masyarakat digital di Wonogiri. Menurut dia, untuk indeks keterampilan, infrastruktur, dan pekerjaan digital di Wonogiri sudah cukup baik, masing-masing memiliki poin 70,67, 43,97, dan 53,18.
 
“Tetapi untuk pemberdayaan digital nilainya masih cukup rendah dibandingkan indeks yang lain, yaitu 31,28. Ini harus menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Wonogiri,” kata dia.
 
Itha mendorong Pemkab Wonogiri untuk membantu masyarakat Wonogiri agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam memajukan perekonomian mereka.

Pemkab bisa memulai dengan menginventarisasi potensi-potensi usaha yang akan dikembangkan dengan teknologi digital. Kedua, Pemkab Wonogiri meningkatkan kualitas SDM agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Salah satunya melalui literasi digital semacam ini yang diintensifkan. Jika dilakukan intensif dan massif, maka cita-cita Wonogiri cakap digital makin dekat terwujud.

Pada acara ini, sedikitnya 4 ribu warga Kecamatan Giriwoyo dan sekitarnya hadir. Banyak dari mereka datang berkelompok dengan teman atau keluarga. 

Para peserta mengisi daftar hadir dengan cara memindai barcode menggunakan smartphone. Warga yang tidak mempunyai smartphone mengisi daftar hadir secara manual. Sejumlah warga antusias menanyakan soal literasi digital kepada ketiga narasumber.

Selain itu, pembawa acara mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan pembicaraan talkshow. Mereka yang mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah berupa barang elektronik, sepeda, dan barang lain.

baca juga

Selepas talkshow, ada pengundian hadiah doorprize. Panitia menyediakan puluhan hadiah antara lain kulkas, kambing, dan sepeda. Kupon doorprize didapatkan ketika warga mengisi daftar hadir.

Acara dilanjutkan dengan pementasan wayang kulit dengan Dalang Ki Bayu Aji Pamungkas. Hadir pada acara ini Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Wakil Bupati, Setyo Sukarno, dan Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Literasi Digital di Banyumas Makin Meriah dengan Pagelaran Ebeg, Ulas Pentingnya Marketing Influencer

Literasi Digital di Banyumas Makin Meriah dengan Pagelaran Ebeg, Ulas Pentingnya Marketing Influencer

Purwokerto | Minggu, 09 Juli 2023 | 20:23 WIB

Literasi Digital dan Gelar Budaya Kemenkominfo di Banyumas Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Literasi Digital dan Gelar Budaya Kemenkominfo di Banyumas Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Purwokerto | Minggu, 09 Juli 2023 | 13:47 WIB

Kemenkominfo Bakal Klarifikasi Terkait Dugaan Kebocoran Data

Kemenkominfo Bakal Klarifikasi Terkait Dugaan Kebocoran Data

Sumbar | Sabtu, 08 Juli 2023 | 14:24 WIB

Literasi Digital di Banyumas: Menjadikan Media Sosial sebagai Medium Pelestarian Budaya

Literasi Digital di Banyumas: Menjadikan Media Sosial sebagai Medium Pelestarian Budaya

Purwokerto | Sabtu, 08 Juli 2023 | 13:29 WIB

Optimalkan Potensi Literasi Digital di Jogja, Kemkominfo Gelar Talkshow Pengembangan Ekonomi Generasi Muda

Optimalkan Potensi Literasi Digital di Jogja, Kemkominfo Gelar Talkshow Pengembangan Ekonomi Generasi Muda

Jogja | Jum'at, 07 Juli 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×