Sementara itu Ketua Asosiasi Guru Sejarah (AGSI) Jawa Tengah yang juga guru SMAN 1 Sigaluh Heni Purwono mengungkapkan, pihaknya sengaja membawa para siswa untuk melakukan observasi lapangan.
"Dengan cara itu, mereka jadi melihat langsung permasalahan cagar budaya yang ada di kotanya,” ujarnya.
Selain itu Heni juga berharap pemerintah daerah mempuyani solusi tentang keberadaan benda cagar budaya tersebut.
“Paling tidak menggugah kesadaran mereka sebagai pewaris dari objek-objek bersejarah yang ada di kota Banjarnegara yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi ini," pungkasnya.**Alw