PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Peluang terkadang datang diam-diam. Siapa jeli, dia bisa menangkap peluang dan jika digarap peluang ini bisa menjadi mengejutkan. Inilah yang dialami Tuminah (50), ibu rumah tangga yang sukses bisnis kuliner.
Berawal dari anaknya yang suka ngemil, Tuminah, warga Jalan Kemuning No 23 Purbalingga Wetan mulai membuat sendiri cemilan untuk anaknya. Lamamiidji kelamaan, ia terinspirasi untuk memulai usaha kuliner.
Tuminah mula-mula membuat abon. Dengan bahan baku utama daging ayam dan sapi, Tuminah mulai membuat produk abon dengan merek Miidji pada tahun 2021 yang lalu.
Kini rumah produksi Tuminah dengan nama Tresno Jaya Food telah memproduksi berbagai produk selain abon, yakni serundeng kelapa kacang, kue semprong, kue kering, dan pie susu cap Bu Mien.
Seiring peningkatan permintaan, ia memperbesar kapasitas produksinya. Ia kemudian memberdayakan dua orang sebagai karyawan.
Tuminah kini mampu membuat produk dengan rata-rata menghabiskan bahan baku hingga 20 Kg.
“Pemasaran di Purbalingga dan kota sekitarnya,” ujarnya di rumah, Minggu (16/7/2023).
Untuk setiap kemasan abon, Tuminah menjual dengan harga Rp 25 ribu, baik secara offline maupun online di medsos IG @abon_miidji_purbalingga.
Tuminah juga bersyukur usahanya telah terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkopukm) Purbalingga, sehingga terbantu dari sisi pemasaran.
Baca Juga: 3 Tujuan Perayaan Tahun Baru Islam, dari Hijrah Nabi hingga Muhasabah
“Harapannya usaha kami menjadi maju, berkembang, sukses, dan diberkahi,” ucapnya.