PURWOKRETO.SUARA.COM, BANYUMAS - Selama ini Kota Purwokerto lekat dengan Mendoan, kudapan sarat protein yang terbuat dari tempe. Namun setelah bangunan ini berdiri, ikon kota mendoan bertambah. Kelak bangunan ini akan menjadi sejarah peenting awal kemajuan ibu kota Kabupaten Banyumas.
Letaknya hanya 2 Km dari alun-alun Purwokerto. Bangunan ini berdiri megah di kawasan yang benar-benar baru.
Kawasan ini semula peresawahan produktif. Lalu Bupati Banyumas menyulap sawah hijau ini menjadi kering sebelum akhirnya berdiri bangunan monumental penanda kepemimpinan Bupati Achmad Husein.
Di luar bangunan utama ada pusat kuliner. Berbagai jajanan anak ada di sini. Pengunjung bisa menimati jajanan dambil duduk di taman hijau di sekitar bangunan utama.
Di kawasan ini ada bangunan utama setinggi 100 meter yang terdiri dari lima lantai. Lantai pertama isinya tentang sejarah.
Ada Lima Lantai
![Pengunjung berfoto didepan Patung Bung Karno di Menara Teratai Purwokereto. [Foto: purwokerto.id/Afgan]](https://media.suara.com/suara-partners/purwokerto/thumbs/1200x675/2023/07/18/1-patung-bung-karnomenara-teratai-purwokereto.jpeg)
Di lantai satu ada patung Bapak Proklamator, Bung Karno. Patung tokoh sejarah ini sesuai nama jalan kawasan ini, yaitu Jalan Bung Karno.
Patung Bung Karno ada beberapa pose, ada yang ketika mengajar saat menjalani masa pembuangan di Bengkulu, ada pula bercengkrama dengan anak kecil. Tak lupa, Bung Karno memeegang tongkat komando berbentuk ulir.
Masa ini amat bersejarah karena menjadi momen pertemuan dengan Fatimah, ibu dari Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum partai penguasa hari ini. Termasuk di Banyumas.
Naik ke lantai dua ada cafe berisi berbagai menu klasik hingga kekinian. Tempatnya nyaman, berpendingin udara. Untuk perokok, mohon maaf ruangan ini ber-AC.
Baca Juga: Pimpin Apel ASN di Kecamatan Batur, Sekda Banjarnegara Ingatkan Hal Ini
Di lantai tiga ada lantai kaca yang mendebarkan. Lantai kaca sepanjang 3 meter hingga 4 meter ini aman untuk maksimal tiga orang. Untuk melintas butuh keberanian karena benar-benar menakutkan.
Selanjutnya lantai keempat ada pemandangan dari ketinggian. Ada teropong untuk melihat detail kota Purwokerto lebih jelas. Angin di sini berembus amat kencang, jadi jangan kaget ya.
Untuk ke lantai 5 harus menaiki tangga karena lift hanya sampai lantai 4. Lantai lima puncak menara Pandang Teratai Purwokerto.
Untuk menimati semua wahana itu, ada tiket seharga Rp 25 ribu untuk dewasa dan Rp 20 ribu untuk anak-anak dan lansia. Ada petugas pemandu yang akan menemani perjalanan tiap lantai. Pastikan menaati instruksi pemandu agar aman dan nyaman selama trip di Menara Pandang Teratai Purwokerto. Selamat mencoba