Lagi Musim, Ini Spot Terbaik untuk Menyaksikan Fenomena Embun Es di Dieng

Purwokerto

Rabu, 19 Juli 2023 | 22:12 WIB
Lagi Musim, Ini Spot Terbaik untuk Menyaksikan Fenomena Embun Es di Dieng
Embun es Dieng

PURWOKERTO.SUARA.COM, Fenomena embun es atau bun upas kembali terjadi di kawasan dataran tinggi Dieng. Sebaran embun es khususnya di komplek Candi Arjuna

Komplek Candi Arjuna pun sering diserbu wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena langka itu. 

Saat peristiwa alam itu terjadi, rumput hijau dan tanaman di sekitar Candi berubah memutih bak salju di negeri empat musim. 

Secara meteorologi, fenomena tersebut dikenal sebagai _frost_ atau embun beku.

Berbeda dengan salju yang terbentuk sebagai partikel presipatasi di atmosfer, embun beku merupakan fenomena munculnya butiran es di permukaan. 

Mengapa Fenomena Itu Terjadi? 

Secara klimatologis, tekanan udara pada periode Juni-Juli-Agustus (JJA) lebih tinggi di Benua Australia (tekanan tinggi) dibandingkan Benua Asia (tekanan rendah).

Angin yang berhembus dari Australia menuju Asia melewati Indonesia umumnya menandai dimulainya periode musim kemarau seiring dengan aktifnya monsun Australia.

 Pada musim kemarau, tutupan awan sangat minimum. Sehingga tidak heran jika pada siang hari, matahari akan terasa sangat terik diiringi dengan peningkatan suhu udara.

baca juga

Hal tersebut karena tidak ada objek di langit yang menghalau sinar matahari.

Sehingga penyinaran matahari yang notabene merupakan gelombang pendek menjadi maksimum pada siang hari.


Sama halnya dengan siang hari, radiasi yang dipancarkan balik oleh permukaan bumi pada malam hari juga optimum karena langit bebas dari tutupan awan.

Pancaran radiasi gelombang panjang dari bumi ini diiringi dengan penurunan suhu yang signifikan pada malam hari, dan mencapai puncaknya pada saat sebelum matahari terbit (waktu dimana suhu minimum umumnya tercapai).


Perlu diingat, berbeda dengan dataran rendah, kelembapan udara cukup tinggi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi. Kelembapan udara yang tinggi merupakan indikasi bahwa udara di wilayah tersebut memiliki kadar air yang tinggi.

 Penurunan suhu yang terjadi secara kontinyu sejak malam hingga dini hari menyebabkan embun yang semula terbentuk dan menyelimuti rumput, dedaunan, atau tanaman kemudian membeku.

Kapan fenomena itu terjadi? 

Fenomena ini bukanlah kejadian luar biasa dan umumnya terjadi di musim kemarau (Juni - September). Terkadang, fenomena ini juga terjadi pada Bulan Mei, namun mulai intens dan sering diamati mulai Bulan Juni dan puncaknya di Bulan Agustus.

Fenomena ini merupakan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, terutama yang memiliki hobi naik gunung dan ingin berwisata untuk menyaksikan embun upas secara langsung.

Diimbau kepada para wisatawan yang ingin berkunjung selama periode Juni-September untuk mengenakan pakaian yang disesuaikan dengan kondisi setempat, seperti jaket tebal/mantel, sarung tangan, kaus kaki, dan sepatu.

Ini agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama berwisata karena pada waktu-waktu tertentu suhu udara di kawasan Dieng dapat berada dibawah 0°C.

Ini disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang*
Sutikno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berjarak 9,4 dari Alun-alun Kota Medan, Pusat Perbelanjaan Ini Ada di Superblok Mewah Pertama di Sumatera: Punya Fasilita Lengkap dengan Hunian ?

Berjarak 9,4 dari Alun-alun Kota Medan, Pusat Perbelanjaan Ini Ada di Superblok Mewah Pertama di Sumatera: Punya Fasilita Lengkap dengan Hunian ?

Purwokerto | Kamis, 19 Oktober 2023 | 07:35 WIB

Berjarak 4,5 KM dari Kota Yogyakarta, Pusat Perbelanjaan Ini Berada di Tempat Strategis di Perbatasan Dua Wilayah

Berjarak 4,5 KM dari Kota Yogyakarta, Pusat Perbelanjaan Ini Berada di Tempat Strategis di Perbatasan Dua Wilayah

Purwokerto | Rabu, 19 Juli 2023 | 20:39 WIB

Cuma 7,4 Km dari Silang Monas Jakarta, Pusat Perbelanjaan Ini Terintegrasi dengan Komplesk Perkantoran dan Hotel Mewah: Luasnya Capai 655 ribu Mp!

Cuma 7,4 Km dari Silang Monas Jakarta, Pusat Perbelanjaan Ini Terintegrasi dengan Komplesk Perkantoran dan Hotel Mewah: Luasnya Capai 655 ribu Mp!

Purwokerto | Rabu, 19 Juli 2023 | 18:52 WIB

Terkini

Membiayai Anak Bukan Lisensi untuk Menghapus Privasinya

Membiayai Anak Bukan Lisensi untuk Menghapus Privasinya

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Sering Tertukar, Tali Bahu Pramuka Dipasang Sebelah Mana?

Sering Tertukar, Tali Bahu Pramuka Dipasang Sebelah Mana?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Pulau Padar di Mana? Ini Lokasi, Lama Perjalanan, dan Estimasi Biayanya

Pulau Padar di Mana? Ini Lokasi, Lama Perjalanan, dan Estimasi Biayanya

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:43 WIB

4 Jenis Sandal Crocs Paling Populer yang Nyaman Dipakai Seharian

4 Jenis Sandal Crocs Paling Populer yang Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:43 WIB

2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai

2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga

Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali

Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli

Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:29 WIB

×