Dieng Banjarnegara Membeku Hingga Minus 2 Derajat Celcius, Ternyata Ini Penyebabnya

Purwokerto

Kamis, 20 Juli 2023 | 11:11 WIB
Dieng Banjarnegara Membeku Hingga Minus 2 Derajat Celcius, Ternyata Ini Penyebabnya
Embun es Dieng

PURWOKERTO.SUARA.COM - Fenomena menarik kembali muncul dan terjadi di kawasan dataran tinggi Dieng Kabupaten Banjarnegara.

Fenomena tersebut juga beberapa hari terakhir ini menjadi viral di media sosial dan termasuk menghiasi beberapa grup-grup washapp.

Ya…..fenomena embun upas atau embun es yang menyelimuti dataran tinggi Dieng seolah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Munculnya embun es atau embun upas tersebut dipicu suhu udara yang cukup dingin di kawasan dataran tinggi Dieng.

Akibatnya muncul fenomena embun es di beberapa titik, seperti kompleks Candi Arjuna, lapangan sekitar Candi Arjuna, dan Dharmasala.

Bahkan dalam beberapa laman dan kanal media sosial mengunggah foto-foto cantik dengan latar belakang komplek candi Arjuna Dieng Banjarnegara bak diselimuti salju.

Dilansir dari Badan Meterorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), embun upas muncul akibat perubahan suhu yang cukup drastis khususnya di awal musim kemarau.

Kondisi tersebut ditandai dengan suhu udara yang menjadi sangat dingin menjelang malam hingga pagi, dan melonjak drastis lumayan panas menyengat pada waktu siang hari. 

Faktor penyebab kondisi tersebut adalah gerak semu matahari, intrusi suhu dingin, dan laju penurunan suhu terhadap ketinggian.

baca juga

Sehingga membuat terjadinya suhu dingin ekstrem hingga dapat memunculkan embun-embun dingin serta butiran es yang beku.

Masyarakan local setempat menyebut fenomena tersebut dengan sebutan embun upas atau bun upas.

Dinamakan upas karena ketika menyelimuti tanaman kentang, embun es membuat tanaman mati sehingga dikenal juga dengan istilah embun racun.

Fenomena suhu udara dingin secara alami tersebut akan terjadi pada puncak musim kemarau yakni antara bulan Juli hingga September.

Munculnya embun upas atau embun es di dataran tinggi Dieng tersbut juga ternyata berhubungan dengan kuatnya Monsoon Australia (angin timuran).

Diketahui angin timuran tersebut membawa udara kering yang berpengaruh terhadap pengurangan curah hujan di Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Terbaru pada Kamis 20 Juli 2023 terpantau suhu di komplek candi arjuna dataran tinggi Dieng mencapai minus 2 derajat celcius.

Bisa dibayangkan betapa dinginnya negeri atas awan saat ini, kondisi tersebut lantaran pada tadi malam harinya langit terlihat cerah penuh bintang.

Nah..untuk anda yang tertarik mengabadikan momen langka tersebut, silahkan berkunjung ke dataran tinggi Dieng dengan melakukan persiapan yang khusus seperti baju penghangat dan bekal lainnya.**Alw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekitar Dua Jam Dari Wonosobo, D'Qiano Waterpark Banjarnegara, Sensasi Berendam Air Panas di Negeri Kahyangan Dieng

Sekitar Dua Jam Dari Wonosobo, D'Qiano Waterpark Banjarnegara, Sensasi Berendam Air Panas di Negeri Kahyangan Dieng

Purwokerto | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:18 WIB

Lagi Musim, Ini Spot Terbaik untuk Menyaksikan Fenomena Embun Es di Dieng

Lagi Musim, Ini Spot Terbaik untuk Menyaksikan Fenomena Embun Es di Dieng

Purwokerto | Rabu, 19 Juli 2023 | 22:12 WIB

Hanya 6 Kilometer dari Alun-Alun Banjarnegara dan 1 Jam Dari Wonosobo, Ayo Nikmati Berbelanja Sambil Wisata

Hanya 6 Kilometer dari Alun-Alun Banjarnegara dan 1 Jam Dari Wonosobo, Ayo Nikmati Berbelanja Sambil Wisata

Purwokerto | Rabu, 19 Juli 2023 | 18:51 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×