PURWOKERTO.SUARA.COM – Sedikitnya 40 kantong darah terkumpul dalam kegiatan donor darah sukarela di desa Badamita, Kecamatan Rakit.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat 21 Juli 2023 tersebut merupakan inisiasi dari mahasiswa KKN Unversitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bekerja sama dengan PMI Kabupaten Banjarnegara.
Koordinator kegiatan Luhung Sekar mengatakan, aksi sosial donor darah merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Unsoed dalam bidang kesehatan.
“Kami menggandeng pemerintah desa, berbagai kelompok organisasi masyarakat serta elemen lainnya untuk mendukung suksesi acara,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, selain donor darah berbagai kegiatan sosial kesehatan dilakukan oleh mahasiswa KKN Unsoed di desa Badamita seperti layanan posyandu, sosialisasi pencegahan stunting dan pendataan kesehatan lainya.
“Kami berharap aksi donor darah ini nantinya dapat diteruskan dan dilakukan secara rutin di desa Badamita sehingga masyarakat dapat mengambil manfaatnya baik bagi kesehatan pribadi maupun masyarakat secara umum,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Badamita melalui Sekretaris desa Supri Hadi Prayitno mengapresiasi gerak langkah dan upaya mahasiswa KKN Unsoed yang menggugah masyarakat dengan kegiatan donor darah.
“Donor darah itu perbuatan mulia dan memiliki banyak manfaat dari segi kesehatan,” ujarnya.
Pihaknya berharap kegiatan perdana tersebut kedepan kegiatan sosial donor darah dapat digaungkan dan menjadi salah satu kegiatan rutin bagi masyarakat di desa Badamita.
Baca Juga: Baperlitbang Banjarnegara Gandeng Brida Jawa Tengah Terapkan Inovasi Seni Sehat, Ini Tujuannya
“Perlu sosialisasi secara masiv dengan menggandeng berbagai pihak dan kelompok masyarakat untuk menggugah kesadaran menjadi pendonor darah sukarela,” pungkasnya.
Terpisah Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara Amalia Desiana melalui Kepala Unit Donor Darah Syarah Mutia Dewi menghaturkan terima kasih kepada mayarakat Banjarnegara dan berbagai pihak yang terus bersinergi menjaga stock kebutuhan darah bagi masyarakat.
“Kebutuhan transfuse darah tidak dapat ditunda, untuk itu perlu derap langkah terpadu dan sinergi bersama untuk berbuat dalam karya kemanusiaan,” ujarnya.**Alw