PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Berjarak 500 meter dari Alun-alun Purbalingga ada bioskop yang jika gerimis langsung bubar. Lho kok gitu?
Ya, bioskop ini memang tidak didesain untuk cuaca hujan. Sebab ada bagian atap yang terbuka.
Bioskop ini berada di bekas pasar. Area ini dibangun menjadi taman kota.
Di taman kota ini aga ruang hijau dan galeri UMKM. Juga ada kedai-kedai hingga warung makan.
Di samping itu ada pula gedung bioskop yang jika gerimis bubar atau disingkat bioskop Misbar. Tempat ini kerap menjadi lokasi pertunjukan.
Selain itu juga tempat pemutaran film. Khsusnya film-film karya pelajar yang dikemas dalam Festival Film Purbalingga.
Usai menggelar Program Layar Tanjleb di titik mandiri 16 desa dan titik besar delapan desa, Festival Film Purbalingga (FFP) 2023 kini menuju Program Hall yang diselenggarakan di Bioskop Misbar Purbalingga, area Taman Kota Usman Janatin. Program Hall belangsung selama lima hari, yaitu Selasa-Sabtu, 25-29 Juli 2023.
Direktur Program FFP 2023 Nur Muhammad Iskandar mengatakan, festival film tahun ini untuk Program Hall keseluruhan di Bioskop Misbar Purbalingga.
”Kami sudah berusaha menutup keseluruhan dinding dan atap Misbar, agar bisa digunakan untuk pemutaran film pagi dan sore hari,” tuturnya.
Program pemutaran di hall antara lain Kompetisi Fiksi dan Dokumentar pelajar setingkat SMA Banyumas Raya, Rupa Indonesia, Melihat ISBI, dan Sinema Pembuka Cakrawala atau Program Anak.
Program lain, ungkap Iskandar, Focus on: Viddsee, Focus on: Daniel Rudi, dan Pelatihan Penerjemahan Takarir Film. “Pada kesempatan festival tahun ini akan dilakukan penandatanganan kerja sama antara Yayasan Gairah Sinema Muda (GSM) atau CLC Purbalingga dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta,” jelasnya.
Hari terakhir yaitu, Sabtu, 29 Juli 2023 akan digelar Malam Penganugerahan, menganugerahkan Film Fiksi dan Dokumenter Terbaik, Film Fiksi dan Dokumenter Favorit Penonton SMA Banyumas Raya, Penghargaan Lintang Kemukus Tradisi dan Modern, pentas seni tradisi dan modern, dan sebagainya.
”Pada kesempatan Malam Penganugerahan, rencana Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek rencana hadir. Ini sebagai wujud dukungan Pemerintah Pusat terhadap Festival Film Purbalingga,” ungkap Direktur FFP 2023 Nanki Nirmanto.
FFP 2023 diselenggarakan 1-29 Juli 2023 di wilayah lima kabupaten Banyumas Raya dengan dukungan Kemdikbudristek, Dana Indonesiana, LPDP, Bioskop Misbar Purbalingga, Sangkanparan Cilacap, Art Film Picture Banjarnegara, dan Kedung Film Kebumen. Selain itu dukungan juga dari Permen Davos dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.***