Ternyata Disini Letak Kerajaan Pertama di Pulau Jawa Ada di Jawa Tengah, Tidak Jauh dari Lereng Gunung Slamet

Purwokerto

Jum'at, 28 Juli 2023 | 16:32 WIB
Ternyata Disini Letak Kerajaan Pertama di Pulau Jawa Ada di Jawa Tengah, Tidak Jauh dari Lereng Gunung Slamet
Kerajaan pertama di Pulau Jawa, Galuh Purba memiliki sejarah yang kaya dan menarik untuk dijelajahi. (Screnshoot YouTube Babad Nusantara)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Galuh Purba adalah salah satu kerajaan tertua yang pernah berdiri di Pulau Jawa, Indonesia. 

Sebagai kerajaan pertama di Pulau Jawa, Galuh Purba memiliki sejarah yang kaya dan menarik untuk dijelajahi. 

Pada artikel ini akan menggali lebih dalam tentang sejarah, budaya, dan peninggalan Galuh Purba yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan peradaban di wilayah tersebut.

Berdasarkan Catatan sejarah Belanda Van Der meulen dalam bukunya Indonesia diambang sejarah terbit tahun 1998 terbentuk kerajaan pertama di Pulau Jawa bernama Galuh purba.

Pada abad 1 masehi yang berpusat di lereng gunung Slamet sebagai informasi Van Der meulen adalah seorang misionaris juga pendidik dengan keahlian di bidang filsafat dan sejarah Ia merupakan pendiri program studi sejarah Universitas Sanata Dharma.

Disebutkan para pendiri kerajaan Galuh purba merupakan pendatang yang berasal dari Kutai Kalimantan Timur.

Pada zaman pra-hindu mereka masuk melalui Cirebon lalu berpencar di pedalaman dan mengembangkan   peradaban di sekitar Gunung Ciremai Gunung Slamet dan lembah Sungai Serayu.

Mereka yang menetap disekitar Gunung Ceremai mengembangkan peradaban Sunda sedang yang berada di Gunung   Slamet berinteraksi dengan penduduk setempat, dan kemudian mendirikan kerajaan Galuh purba.

Galih purba tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang besar dan disegani menurut London Wulan hingga abad ke-6 masehi.

baca juga

Wilayah kekuasaannya cukup luas meliputi daerah Indramayu Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Bumiayu, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen.

Kedua Kulonprogo dan Purwodadi yang telah mengalami pasang surut seiring dengan perkembangan kerajaan dan Kadipaten diberbagai pelosok Jawa.

Dengan pemimpin yang sebenarnya masih berkerabat sebagian besar menggunakan nama Galuh sepertiga Lurah.

Galuh kalau yang berlokasi di Brebes   ibukota di Medang pengemasan kemudian nelayan di Cilacap dengan ibukota di Medang Kamulan Galuh.

Tanduran dipan Anjun dengan ibukota di bagolo Galuh kummara lokasi di Tegal dengan ibukota di Medang Kamulan Galuh pataka lokasi di ibukotanya dipatahkan.

Pada abad ke-6 Kerajaan Galuh purba  kemudian berpindah ke Kawali dan mengganti namanya menjadi Galuh Kawali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lintas Medan Ubaloka Jawa Tengah, Kwarcab Banjarnegara Siap Berbicara

Lintas Medan Ubaloka Jawa Tengah, Kwarcab Banjarnegara Siap Berbicara

Purwokerto | Jum'at, 28 Juli 2023 | 14:16 WIB

Terjadi di Purbalingga, Ayah Tiri Rudapaksa Anak 13 Tahun Belasan Kali

Terjadi di Purbalingga, Ayah Tiri Rudapaksa Anak 13 Tahun Belasan Kali

Purwokerto | Jum'at, 28 Juli 2023 | 12:44 WIB

Jemaah Haji Asal Purbalingga Dijadwalkan Kembali KeTanah Air Dini Hari Nanti

Jemaah Haji Asal Purbalingga Dijadwalkan Kembali KeTanah Air Dini Hari Nanti

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 20:36 WIB

Fakta-fakta Mencengangkan di Balik Bencana di Tambang Emas Pancurendang Banyumas

Fakta-fakta Mencengangkan di Balik Bencana di Tambang Emas Pancurendang Banyumas

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 16:30 WIB

Kwarcab Banjarnegara Masuk Finalis Pramuka Peduli Award Jawa Tengah 2023, Sejarah Manis Akankah Terulang?

Kwarcab Banjarnegara Masuk Finalis Pramuka Peduli Award Jawa Tengah 2023, Sejarah Manis Akankah Terulang?

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 12:13 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×