PURWOKERTO.SUARA.COM - Sedikitnya 44 kantong darah terkumpul pada kegiatan bakti sosial donor darah yang digelar di desa Gununglangit, Kecamatan Kalibening.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu 19 Agustus 2023 merupakan wujud solidaritas sekaligus memperingati HUT RI ke 78.
Koordinator kegiatan donor darah desa Gununglangit Kahfi Hidayat mengatakan, kegiatan sosial kami pilih sekaligus untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berbagi dalam karya kemanusiaan.
"Ini merupakan kali pertama kegiatan donor darah dilaksanakan di desa Gununglangit," ujarnya.
Pihaknya menjelaskan, sosialisasi kegiatan dilakukan lebih kurang dua minggu sebelum pelaksanaan.
"Sebangian warga masih merasa takut untuk berdonor darah, namun perlahan-lahan kami membuka kacamata mereka dengan pendekatan personal,"lanjutnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, kegiatan donor darah kedepan akan terus dilakukan dan digiatkan sesuai kalender dari PMI dengan menggandeng berbagai pihak seperti kelompok pengajian dan organisasi pemuda.
"Pemerintah desa juga kami libatkan dengan harapan kami memiliki data bank darah yang itu banyak manfaatnya mendukung respon cepat jika terjadi sesuatu," tegasnya.
Selain itu, sosialisasi tentang manfaat donor darah untuk kesehatan juga akan gencar dilakukan dengan berbagai metode.
Baca Juga: Skenario Timnas Indonesia U-23 Lolos Semifinal Piala AFF 2023, Masih Ada Peluang
"Kami berharap kegiatan sosial ini akan dapat memicu dan menumbuhkan kesadaran untuk berbagi sekaligus menuju masyarakat yang sehat," pungkasnya.
Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara dr. Amalia Desiana melalui Kepala Unit Donor Darah (UDD) dr. Syarah Mutia Dewi menyampaikan terima kasih atas sinergi masyarakat bersama berbagai pihak yang telah membantu menjaga stock darah di Banjarnegara.
"Semoga para pendonor darah senantiasa diberika kesehatan dan kemudahan rizki serta kelapangan dalam segala hal kebaikan," ujarnya.
Pihaknya berharap sinergi yang baik terus tercipa bersama masyarakat dalam upaya melayani dan bergerak bersama membantu mereka yang membutuhkan.
"Kebutuhan transfusi darah tidak dapat ditunda, PMI tidak mungkin dapat bergerak sendiri tanpa bantuan masyarakat, untuk itu mari kita bergerak bersama untuk kemanusiaan," pungkasnya.**Alw