PURWOKERTO.SUARA.COM – Kota Bandung memang selalu menyimpan cerita masa lalu, tepatnya berada di Jalan Alun-Alun Timur, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung berjarak 5,9 Km dari Bandara Internasional Husein Sastranegara.
Di sana sempat ada Mall yang merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan kota. Pada medio 1980-an, destinasi ini menjadi salah satu tujuan utama warga Kota Bandung dan sekitarnya.
Lokasi ini jadi jujugan warga Kota Kembang untuk berbagai aktivitas seperti belanja, menonton film di bioskop, bersantap, dan bermain di area bermain anak saat masa jaya Pusat Perbelanjaan ini yang jadi ikon kota.
Dikutip dari Kanal YouTube Sebuah Catatan pada Senin 21 Agustus 2023, pusat perbelanjaan ini bernama Plaza Palaguna Mall. Saat masa jayanya pesona sebagai pusat hiburan dan perbelanjaan yang terletak di pusat kota.
Warga Bandung mengingatnya sebagai tempat yang ramai dengan berbagai kegiatan. Pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan belanja, menonton film di bioskop, bersantap di restoran, serta memberi ruang bagi anak-anak untuk bermain.
Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan industri perbelanjaan di Kota Bandung, Plaza Palaguna menghadapi berbagai tantangan. Persaingan dengan mal-mal modern yang lebih besar dan beragamnya pilihan pusat perbelanjaan membuat daya tarik Plaza Palaguna perlahan meredup.
Pada tahun 2014, pusat perbelanjaan yang sebelumnya bernama Gedung Palaguna Nusantara ini menghadapi masa ketidakaktifan, dan akhirnya pada tahun tersebut, bangunan Plaza Palaguna dirobohkan.
Pergantian penggunaan lahan Plaza Palaguna menjadi lokasi parkir untuk wisata alun-alun menunjukkan bahwa perubahan zaman membawa perubahan dalam tata ruang dan kebutuhan masyarakat yang ada di Kota Kembang.
Meskipun bangunan Plaza Palaguna telah hilang, kenangan dan sejarahnya tetap bersemayam dalam ingatan warga Kota Bandung yang pernah menikmati keramaian tempat ini di masa jayanya.
Baca Juga: Karnaval Pitulasan di Desa Petambakan Banjarnegara Berlangsung Meriah
Pusat perbelanjaan ini menjadi contoh bagaimana perkembangan kota dan tren perbelanjaan dapat memberikan dampak terhadap keberlangsungan pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Kembang dengan berbagai tantangan.***