PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kabupaten Ponorogo tidak lengkap tanpa singgah di Jalan Ir. H Juanda Nomor 19, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota Ponorogo berjarak 110 Km dari Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri.
Destinasi wisata belanja ini terletak di pusat Kabupaten Ponorogo dan jadi salah satu pusat perbelanjaan dan akomodasi terbesar yang ada di sana. Mall ini berdiri megah di atas lahan seluas 1 hektar, membawa nuansa modern ke tengah-tengah kota.
Dikutip dari Kanal YouTube Siti Kholidiyah pada Minggu 27 Agustus 2023, pusat perbelanjaan ini bernama Ponorogo City Center. Bangunan Mall ini memiliki lima lantai yang tinggi menjulang, hal itu membuat Ponorogo City Center menjadi pusat aktivitas yang beragam.
Sebut saja Lantai 1, 2, dan 3 menjadi tempat bagi berbagai toko dan gerai yang menawarkan berbagai macam barang dan jasa. Mulai dari fashion hingga kuliner, pengunjung dapat menemukan pilihan yang beragam di setiap sudut mall ini.
Memiliki desain interior yang menarik dan penataan yang baik membuat pengalaman berbelanja semakin menyenangkan. Namun, Ponorogo City Center tidak hanya sekadar pusat perbelanjaan. Lantai 4 dan 5 menjadi rumah bagi Amaris Hotel.
Ini merupakan sebuah hotel berbintang yang menawarkan akomodasi nyaman dan fasilitas modern. Apalagi dengan 100 kamar yang tersedia, Amaris Hotel di Ponorogo City Center merupakan pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari tempat bermalam yang strategis dan nyaman.
Kehadiran Ponorogo City Center tidak hanya memberikan dampak pada dunia perbelanjaan dan pariwisata lokal, tetapi juga berpotensi mempengaruhi perekonomian daerah. Mengingat dengan adanya Mall yang lengkap dan hotel yang nyaman, peluang bisnis menjadi semakin terbuka.
Aktivitas komersial yang terjadi di dalam dan sekitar Ponorogo City Center dapat memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan menghasilkan pendapatan bagi pemerintah daerah.
Sebagai pusat aktivitas, Ponorogo City Center tidak hanya mencerminkan perkembangan kota Ponorogo dalam bidang komersial dan pariwisata, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.
Di sinilah berbagai peristiwa, interaksi sosial, dan dinamika kota terjalin, menciptakan lingkungan yang hidup dan berenergi di tengah keseharian masyarakat Ponorogo.***