PURWOKERTO.SUARA.COM – Tidak selamanya bisnis pusat perbelanjaan selalu berakhir manis, yang menjadi tragis juga ada. Termasuk saat datang ke Jalan Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang berjarak 16,8 Km dari Stasiun Klakah, Kabupaten Lumajang.
Di sana terdapat sebuah kompleks pusat perbelanjaan yang pernah menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi dan hiburan di Kabupaten Lumajang. Nahasnya kini bangunan itu ditinggalkan dalam keadaan terbengkalai tetap menjadi bagian bersejarah dalam perkembangan ekonomi di Kota Pisang.
Dikutip dari Kanal YouTube Sadaro Lumajang pada Selasa 05 September 2023, pusat perbelanjaan ini bernama Plaza Wonorejo Lumajang. Ketika pertama kali dibuka pada tahun 2006, Plaza Wonorejo Lumajang menghadirkan suasana yang ramai dan bersemangat.
Sebab dengan berbagai fasilitas lengkap dan berbagai stand yang banyak, pusat perbelanjaan ini segera menjadi pusat perhatian bagi warga sekitar. Meskipun awalnya sukses, Plaza Wonorejo Lumajang tidak luput dari berbagai kendala dan tantangan yang akhirnya mengakibatkan penurunan pengunjung.
Perubahan dalam preferensi belanja masyarakat, persaingan dengan pusat perbelanjaan lainnya, serta masalah manajemen menjadi beberapa faktor yang berkontribusi pada kondisi terkini.
Terlepas dari kondisinya yang terbengkalai, Plaza Wonorejo Lumajang tetap merupakan bagian bersejarah dari perkembangan ekonomi dan sosial di daerah tersebut. Kenangan tentang mall ini mungkin masih diingat oleh banyak warga setempat.
Meskipun dalam keadaan terbengkalai saat ini, ada potensi bagi Plaza Wonorejo Lumajang untuk dipulihkan dan diberdayakan kembali. Dengan perencanaan yang matang dan upaya restorasi, kompleks pusat perbelanjaan ini mungkin dapat menghidupkan kembali kenangan masa lalunya.
Plaza Wonorejo Lumajang merupakan contoh dari bagaimana pusat perbelanjaan yang pernah sukses dapat menghadapi tantangan dan perubahan dalam industri perbelanjaan.
Sementara bangunannya mungkin terbengkalai, kenangan akan masa kejayaannya masih hidup dalam ingatan warga Lumajang, dan ada potensi bagi kompleks ini untuk kembali dimanfaatkan agar tidak mempengaruhi citra kota.***