Potensi Geopark Kebumen Dipamerkan di Maroko, Mencakup 22 Kecamatan

Purwokerto

Kamis, 07 September 2023 | 22:56 WIB
Potensi Geopark Kebumen Dipamerkan di Maroko, Mencakup 22 Kecamatan
International conference di Maroko

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN- Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menghadiri acara The 10th Internasional Conference on UNESCO Global Geopark di Marrakesh, Maroko, Afrika Utara selama satu pekan.

Bupati ditemani Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Edi Rianto, Ahli Peneliti Ahli utama BRIN sekaligus Ketua Dewan Pakar Geopark Kebumen, Chusni Ansori, dan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Alfia Diananita Zulfa.


Pada sesi pertama dilaksanakan paparan dengan tema "UNESCO Global Geopark Developing Communities". Delegasi Geopark Kebumen mewakili Indonesia memaparkan "Geo Culture at Kebumen Geopark Central Java Indonesia"


Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan tentang posisi Geopark Kebumen yang telah masuk dalam geopark nasional dan tengah dikembangkan menjadi Geopark dunia/global.

Caranya dengan memperluas wilayah Geopark, tidak hanya area Karangsambung-Karangbolong.


"Kita menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah tengah berupaya menjadikan Geopark Kebumen masuk dalam Global Geopark yang diakui UNESCO. Tentu saja konsep yang kita bawa berbeda dengan sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada  ilmu kebumian atau bebatuan," ujar Bupati dalam keterangannya, Kamis (7/9).

Bupati menuturkan, dalam Geopark Kebumen, cakupannya lebih luas.

Bukan hanya menawarkan situs geologi, tapi juga situs  culture/kebudayaan masyarakat, situs geologi  dan pariwisatanya yang satu dengan yang lain saling berkaitan.

"Dan ini cakupannya ada di 22 kecamatan. Jadi lebih luas," ucapnya.

baca juga

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan, budaya Kebumen sangat beragam, yang terkait erat dengan alam lingkungan. Ada tiga zona alam di Kebumen, yaitu; Pegunungan Utara dengan bantuan melange dan lapisan tanah tipis. Kawasan karst di sisi Barat, lembah aluvial (endapan) di kawasan tengah dan kawasan pesisir Selatan. 


Menurutnya, kawasan Utara dan karst didominasi budaya berkarakter ekspresif, terbuka dan merupakan manifestasi relasi manusia dengan alam. Sementara kawasan pesisir berkembang budaya khas Mataram karena wilayah ini di masa lalu memiliki intensitas relasi tinggi dengan para bangsawan Mataram.

Kawasan tengah merupakan poros ekonomi sebagai melting pot ragam kebudayaan Kebumen.

Sementara itu, Ahli Peneliti Utama BRIN Chusni Ansori menyampaikan tentang hubungan pembentukan budaya pada kawasan Geopark Kebumen dengan keragaman geologinya, dan pengaruh kondisi geologi terhadap pembentukan budaya yang terbentuk. 

Menurut Chusni, ada parameter budaya yang ada di Kabupaten Kebumen berupa budaya megalitik, Hindu-Budha, Islam dan kolonial.
Sedangkan parameter geologi ada tujuh parameter yang meliputi litologi, bentang alam, ketinggian, kelerengan, meterial tambang, jarak dari sungai dan geohidrologi. 


"Tujuh parameter geologi dan empat parameter budaya telah dianalisis menggunakan metode overlay dan AHP," ucap Chusni yang juga ketua Kelompok Riset Geoheritage-Geopark BRIN 


Berdasarkan analisis tersebut budaya yang berkembang pada kawasan Kebumen mempunyai keterkaitan dengan kondisi geologi yang ada. Budaya era megalitik ada 11 lokasi,  dan Hindu-Budha 13 lokasi, terlihat kuat keterkaitannya dengan air tanah dan kedekatan dengan sungai. 

"Pada era Islam ada 31 lokasi lebih terkait dengan kontrol ketinggian dan material tambang, sementara pada era kolonial ada 83 lokasi  lebih dikontrol oleh bentang alam dan bahan tambang," ucapnya.


Secara keseluruhan daerah datar, endapan alluvial, morfologi fluvial dan pantai, jarak dari sungai kurang dari 750 m, ketinggian kurang 50 m, pada daerah air tanah dangkal dan material tambang berapa sirtu, merupakan pilihan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sinyal Putri Ariani Memenangi AGT dan Runtuhnya Islamofobia Negara Barat

Sinyal Putri Ariani Memenangi AGT dan Runtuhnya Islamofobia Negara Barat

Purwokerto | Kamis, 07 September 2023 | 22:39 WIB

Hanya 8,2 Km dari Kawasan Industri Kendal, Hotel Mewah dengan Desain Modern Terbaikhhhhh

Hanya 8,2 Km dari Kawasan Industri Kendal, Hotel Mewah dengan Desain Modern Terbaikhhhhh

Purwokerto | Kamis, 07 September 2023 | 22:20 WIB

Berada di Kawasan Cileungsi, Restoran Berkonsep Wisata Ini Menawarkan Menu Spesial

Berada di Kawasan Cileungsi, Restoran Berkonsep Wisata Ini Menawarkan Menu Spesial

Purwokerto | Kamis, 07 September 2023 | 22:02 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

×