PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kota Semarang bagi warga local tentu tidak asing dengan bangunan yang ada di Jalan Sriwijaya Nomor 28, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari berjarak 9,4 Km dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Di sana dulu pernah ada salah satu destinasi wisata anak yang paling menarik di Kota Atlas. Destinasi ini mulai dibuka pada tahun 2007, kala itu lokasi ini menjadi tempat yang paling diinginkan bagi keluarga dan anak-anak yang mencari kesenangan dan hiburan yang sekaligus mendidik.
Dikutip dari Kanal YouTube Joe Kal pada Kamis 14 September 2023, destinasi ini bernama Taman Bermain Wonderia. Salah satu daya tarik utama Wonderia adalah beragam permainan anak yang ditawarkannya.
Mulai dari kereta listrik yang melingkari taman hingga bianglala yang berputar-putar, wahana komidi putar, dan berbagai wahana lainnya, anak-anak memiliki banyak pilihan untuk bersenang-senang.
Meski taman ini dirancang dengan baik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung, dengan pengawasan yang ketat dan perawatan berkala untuk wahana-wahana yang ada namun tetap saja ada insiden kecelakaan yang melibatkan pengunjung.
Selain permainan, suasana di Wonderia juga menarik. Taman ini dikelilingi oleh puluhan pohon besar yang memberikan naungan sejuk di bawahnya. Ini menciptakan lingkungan yang cocok untuk berpiknik, bersantai, atau hanya menikmati waktu bersama keluarga.
Suasana alam yang asri membantu mengurangi kebisingan kota dan memberikan ruang untuk anak-anak untuk bermain dengan aman di lingkungan yang hijau dan nyaman. Imbas beberapa kali insiden laka di area wahana. Pada tahun 2017 membawa kabar sedih bagi Taman Bermain Wonderia.
Pihak manajemen, selaku pengelola taman, menghadapi kendala finansial serius yang mengakibatkan mereka tidak mampu membayar utang pajak senilai Rp 3,1 miliar kepada Pemerintah Kota Semarang akibat menurunnya minat wisata yang datang.
Akibatnya, Wonderia terpaksa ditutup, dan anak-anak serta keluarga di Kota Semarang kehilangan salah satu tempat hiburan favorit mereka. Tutupnya Wonderia sebenarnya menjadi kerugian bagi komunitas lokal dan juga para pengunjung yang telah menciptakan kenangan indah di taman bermain ini.***
Baca Juga: Penguatan Kapasitas Penyandang Disabilitas Agar Siap Hadapi Era Digital