Kemarau Tak Kunjung Usai: Karhutla Mengancam Kesehatan Warga, Ini Dampaknya

Purwokerto

Sabtu, 16 September 2023 | 18:50 WIB
Kemarau Tak Kunjung Usai: Karhutla Mengancam Kesehatan Warga, Ini Dampaknya
Ilustrasi (( pexels.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM - Tiap musim kemarau melanda wilayah Indonesia, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selalu jadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Ditambah pada tahun 2023, Indonesia kembali mengalami kemarau panjang dan cuaca ekstrem mengakibatkan banyak kasus karhutla terjadi. 

Seperti yang kita tahu, dengan banyaknya kasus karhutla yang terjadi maka dapat memunculkan asap tebal yang mengganggu pernapasan warga hingga menimbulkan masalah lingkungan.

Hal ini karena asap yang muncul mengandung zat kimia berbahaya, seperti partikel abu, CO, PM10, dan PM2,5.

Biasanya, kasus Karhutla terjadi di wilayah Indonesia yang memiliki lahan dan hutan yang luas. Fenomena ini dapat terjadi secara alami karena lahan yang kering atau perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab.

Mengutip dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, terdapat lima dampak Karhutla bagi kesehatan, yaitu:

1.Iritasi selaput lendir, seperti mata, hidung, hingga tenggorokan.
2.Sakit kepala 
3.Mual
4.Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
5.Terganggunnya kesehatan paru-paru dan jantung

Untuk menghindari dampak karhutla bagi kesehatan, berikut beberapa cara untuk mengatasinya, yaitu:

1.Saat terjadi bencana kebakaran lahan dan hutan pastikan memakai masker untuk mengurangi paparan asap.
2.Kurangi aktivitas di luar ruangan selama bencana Karhutla terjadi.
3.Selalu menjaga kebersihan lingkungan dan ruangan.
4.Meminum air putih yang cukup untuk menjaga tubuh agar terhindar dari dehidrasi.
5.Persiapkan obat-obatan yang cukup sebagai pertolongan pertama saat terjadi bencana.
6.Segera ke dokter atau pelayanan kesehatan terdekat di sekitar kalian apabila mengalami masalah kesehatan akibat karhutla.

baca juga

Penyadaran akan bahaya kebakaran hutan dan lahan menjadi penting serta langkah preventif dan respon cepat dari pihak berwenang adalah kunci untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari ancaman asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan. (citra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Flare di Bromo Masih di Goreng Netizen, Berikut Rangkumannya

Kasus Flare di Bromo Masih di Goreng Netizen, Berikut Rangkumannya

Purwokerto | Rabu, 13 September 2023 | 18:12 WIB

Ditinggal Nonton TV, Rumah Warga Bongsari Semarang Nyaris Ludes Dilalap Api

Ditinggal Nonton TV, Rumah Warga Bongsari Semarang Nyaris Ludes Dilalap Api

Purwokerto | Selasa, 12 September 2023 | 19:01 WIB

TPS Kalibening Banjarnegara Terbakar, Ternyata Ini Penyebabnya

TPS Kalibening Banjarnegara Terbakar, Ternyata Ini Penyebabnya

Purwokerto | Jum'at, 08 September 2023 | 22:32 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×