Tiga Kabupaten Produsen Beras Tertinggi di Jawa Tengah, Nomor 1 Tempat Bersemayam Leluhur Raja Mataram

Purwokerto

Sabtu, 23 September 2023 | 09:39 WIB
Tiga Kabupaten Produsen Beras Tertinggi di Jawa Tengah, Nomor 1 Tempat Bersemayam Leluhur Raja Mataram
ilustrasi hamparan sawah (mufid majnun-unplash)

PURWOKERTO.SUARA.COM, GROBOGAN- Musim kemarau saat ini menjadi ujian bagi sebagian petani karena tidak bisa menanam. Kemarau bisa dikatakan musim paceklik bagi sebagian orang. Saat ini, bahkan harga beras melambung tinggi di pasaran, mencapai sekitar Rp 13 ribu sampai Rp 14 ribu perkilogram.

Untung Indonesia punya lahan pertanian yang luas sehingga stok pangan masih tercukupi di masa tanpa tanam. Provinsi Jawa Tengah sendiri pernah mendapat penghargaan sebagai produsen tertinggi di Indonesia tahun 2019 lalu. 

Pada tahun itu, Jateng sukses memproduksi padi sebanyak 9.655.653 ton gabah kering giling, atau setara dengan 5.539.448 ton beras. 

Penghasil beras terbesar kedua disusul oleh Jawa Timur dengan 9.580.933 ton GKG atau setara 5.496.581 ton beras. Kemudian Jawa Barat sebesar 9.084.957 ton GKG atau setara 5.212.039 ton beras. 

Tapi selain menyandang predikat provinsi dengan penghasil beras tertinggi, ada tiga kabupaten di Jawa Tengah yang menyandang status produsen beras tertinggi. 

Yang pertama adalah Kabupaten Grobogan, menghasilkan 772.551 ton GKG, disusul Kabupaten Sragen sebesar 766.012 ton GKG, lalu Kabupaten Cilacap sejumlah 699.965 ton GKG. 

Kabupaten Grobogan sendiri memiliki areal persawahan luas dengan rata-rata sistem irigasi. Sistem irigasi sawah di Grobogan sebagian bergantung dari Waduk Kedungombo yang terletak di perbatasan Kabupaten Grobogan, Boyolali dan Sragen. 

Kontur tanah yang rata membuat lahan di Grobogan cocok untuk usaha pertanian padi. Ditambah sistem pengairan yang cukup sebagai modal utama untuk bercocok tanam padi. 

Rata-rata petani di Grobogan juga bercocok tanam padi sehingga wajar jika produksi gabah di daerah tersebut lebih dominan di banding komoditas lain. 

baca juga

Selain pertanian, Grobogan juga punya situs-situs bersejarah hingga menjadi tempat Ki Ageng Sela yang disebut leluhur raja Mataram dimakamkan.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuma 4,1 Km dari Stasiun Solo Kota, Destinasi Wisata Belanja Terbesar di Kota Surakarta Ini Punya Banyak Brand Terkenal: Selalu jadi Favorit Ibu-ibu ?

Cuma 4,1 Km dari Stasiun Solo Kota, Destinasi Wisata Belanja Terbesar di Kota Surakarta Ini Punya Banyak Brand Terkenal: Selalu jadi Favorit Ibu-ibu ?

Purwokerto | Sabtu, 23 September 2023 | 05:04 WIB

Dua Gadis Beruntung dari Belitung, Terima Beasiswa Penuh Kuliah di Fakultas Kedokteran UMP

Dua Gadis Beruntung dari Belitung, Terima Beasiswa Penuh Kuliah di Fakultas Kedokteran UMP

Purwokerto | Jum'at, 22 September 2023 | 22:56 WIB

Truk Guling Tewaskan 5 Orang di Kebumen, Korban Terima Tali Asih

Truk Guling Tewaskan 5 Orang di Kebumen, Korban Terima Tali Asih

Purwokerto | Jum'at, 22 September 2023 | 22:44 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×