PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 yang tinggal lima bulan lagi, Dindukcapil Banjarnegara berburu calon pemilih pemula dengan jemput bola ke sekolah.
Tujuannya untuk melakukan perekaman data terhadap siswa usia 16 tahun ke atas untuk dilakukan perekaman data.
Seperti yang dilaksanakan Rabu (4/10/2023) di SMAN 1 Sigaluh, sebanyak 63 siswa berhasil direkam datanya untuk e KTP.
Menurut operator SIAK Dindukcapil Banjarnegara Ilham Purnomo, anak-anak tersebut hanya direkam datanya. Adapun pencetakan KTP nya menunggu usia mereka 17 tahun.
"Ini dilakukan salah satunya menyambut Pemilu, agar para pemilih pemula yang sudah memiliki hak pilih saat usia mereka genap 17 tahun, dapat langsung memberikan suaranya," jelas Ilham.
Selain merekam data siswa, tim Dindukcapil juga melakukan aktivasi aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Aplikasi tersebut dapat diunduh di PlayStore, namun harus diaktifkan penggunaannya oleh server Dindukcapil.
Untuk uji coba ini, seluruh guru SMAN 1 Sigaluh yang e KTP nya domisili Banjarnegara diaktivasi.
"IKD ini tidak berarti menghilangkan e KTP fisik, karena beberapa keperluan tetap memerlukan e KTP fisik. Namun dengan IKD mempermudah warga masyarakat karena data kependudukan, utamanya KK dan KTP ada di dalam HP," jelas Ilham.
Baca Juga: Alami Kekosongan, Pemkab Kebumen Buka Seleksi Jabatan Sekretaris Daerah
Wakasek Humas SMAN 1 Sigaluh Heni Purwono menyambut baik jemput bola yang dilakukan oleh Dindukcapil. Menurutnya hal ini mempermudah warga sekolah melengkapi administrasi kependudukannya.
"Ini sangat baik, siswa tidak perlu meninggalkan sekolah untuk mengurus KTP, juga tadi kita sangat terbantu saat aktivasi aplikasi IKD. Kami tentu berharap hal seperti ini terus dapat dilaksanakan.
Termasuk saat PPDB, kami juga sangat terbantu oleh Dindukcapil yang senantiasa gerak cepat saat verifikasi data kependudukan calon siswa baru," jelas Heni.