PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Tidak perlu jauh-jauh untuk rekreasi menyegarkan pikiran. Indonesia punya potensi alam yang tersebar dimana-mana. Di sekitar kita, potensi itu banyak berada.
Hanya banyak tidak tergarap karena berbagai hal. Warga Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara dan sekitarnya tidak perlu iri dengan daerah lain yang punya wisata.
Karena ternyata daerah itu pun memiliki spot-spot indah meskipun belum berlabel tempat wisata.
Warga desa di kecamatan itu pun tidak perlu jauh-jauh berwisata ke daerah luar hanya untuk memburu pemandangan alam.
Di salah satu titik ketinggian daerah itu, ada destinasi yang super menawan. Orang sekitar menyebutnya dengan nama Angkruk Ranis.
Tidak jelas siapa yang memberi nama tersebut berikut artinya. Yang jelas tempat itu sudah ramai menjadi jujugan orang.
Seperti tol kayangan, istilah yang popular untuk menyebut wisata jalan di ketinggian, Angkruk Ranis bisa dibilang demikian.
Meski tak sepopuler tol kayangan Dieng, tol kayangan di Pandanarum ini cukup familiar bagi masyarakat sekitar.
Destinasi itu berupa puncak pembuktian yang bisa dicapai menggunakan kendaraan. Jalan melalui bukit itu menghubungkan Kecamatan Banjarmangu dengan Kecamatan Pandanarum.
Karena berada di atas perbukitan, untuk mencapainya pengunjung harus melewati medan yang menanjak.
Meski demikian, tanjakan di jalan ini masih relatif ramah terhadap kendaraan tua sekalipun alias tidak terlalu eksktrem.
Di sepanjang jalan menuju Angktuk Ranis, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang mempesona.
Pemandangan alam dan perumahan desa-desa terlihat menawan dari jalan di atas gunung itu.
Hawa sejuk menyambar dari sapuan pepohonan yang memenuhi lahan perhutani di kanan kiri jalan.
Sampai di tujuan, di lokasi paling tinggi jalan itu, pengunjung bisa rehat sejenak untuk memuaskan diri.
Di sana berjejer warung-warung kecil yang didirikan warga sekitar. Ada sebuah tanah lapang yang menjadi spot utama destinasi tersebut untuk memarkir kendaraan dan bersantai di situ.
Dari tempat itu, Gunung Slamet terlihat gagah, dengan gunung- gunung kecil yang seakan mengawal.
Pemandangan perbukitan nan hijau di sekitar tempat itu menambah segar pikiran. Rasa penat hilang seketika.
Sembari duduk santai dan menghirup udara segar, lebih nikmat menyeruput kopi panas dan makanan yang dijajakan penduduk setempat.
Pengunjung akan betah berlama-lama di tempat yang jauh dari ingar bingar perkotaan. Segala kesemrawutan pikiran juga akan terurai oleh hawa segar pegunungan.
Ini menjadi amunisi baru untuk melanjutkan rutinitas hidup dengan lebih semangat dan optimis.
Dari pusat alun-alun Banjarnegara, wisata gratis ini bisa ditempuh sejauh sekitar 20 kilometer atau 40 menit perjalanan darat.
Meski berada di wilayah terpencil, jalan akses menuju tempat itu terbilang bagus. Hanya sebaiknya tidak ke sana waktu malam hari karena suasana yang sepi.
Pengunjung juga harus berhati-hati saat menikmati tempat itu karena belum ada pagar pembatas dengan jurang yang curam di bawah bukit.
Selamat menjelajah!
![Pemandangan Gunung Slamet dari Angkruk Ranis [Istimewa]](https://media.suara.com/suara-partners/purwokerto/thumbs/1200x675/2023/10/19/1-img-20231019-113144.jpg)