RanahSuara.id – Hari ini, Kamis (16/6/2022), pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 SMA dan SMK dibuka.
Tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatra Barat (Sumbar) menyediakan daya tampung sebanyak 79.868 kursi untuk siswa SMA, SMK dan MA pada PPDB 2022.
Disdik Sumbar juga menyediakan posko pengaduan PPDB tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2022/2023. Posko pengaduan tersebut berada di Kantor Dinas Pendidikan Sumbar.
"Bagi masyarakat yang mengalami kendala, bisa langsung datang ke posko pengaduan. Dari arah depan Kantor Disdik Sumbar, posko pengaduan berada di samping kanan bagian belakang," ujar Ketua PPDB SMA/SMK Sumbar, Suryanto.
Ia menjelaskan, bahwa lokasi posko pengaduan tersebut sebelumnya ialah UKS yang ada di lingkungan Disdik Sumbar.
"Jika calon peserta didik baru ada kendala teknis terkait pendaftaran bisa melaporkannya ke petugas di posko pengaduan. Hal ini diterapkan sama dengan pendaftaran tahun sebelumnya," bebernya.
Suryanto menambahkan, bahwa selain ke posko, peserta didik yang ada kendala juga bisa melaporkannya ke operator masing-masing sekolah.
“Kami juga ada operator di tiap-tiap sekolah. Jadi peserta didik bisa juga mendatangi sekolah yang dituju, atau ke sekolah sebelumnya (SMP),” tuturnya.
Ia mengungkapkan, karena PPDB dilakukan secara online, hal ini tentu berpotensi adanya kesalahan registrasi.
Ditambah lagi calon peserta didik itu baru lulus dari SMP, sedangkan data-data yang perlu dilampirkan di website cukup banyak.
“Misalnya, input nomor induk siswa, nomor kartu keluarga, dan nomornya cukup panjang,” ucapya.
Suryanto mengharapkan agar calon peserta didik cermat dalam mengisi data-data yang diminta. Sehingga, tidak ada kesalahan teknis semacam itu.
“Kalau memang ada kesalahan, dan butuh bantuan, peserta didik bisa mendatangi posko aduan atau operator di tiap sekolah,” terangnya.
Diketahui, calon siswa bisa mendaftar melalui halaman resmi PPDB SMA SMK Sumbar 2022 yaitu https://pendaftaran.ppdb.sumbarprov.go.id/registrasi.
Sementara itu, daya tampung PPDB tahun 2022 ini terdiri atas 43.038 kursi SMA, 23.198 kursi SMK, dan 13.632 kursi MA.