RanahSuara.id - Pesawat Susi Air dilaporkan hilang kontak pada Kamis (23/6/2022) sekitar pukul 08.20 WIT (Waktu Indonesia Timur).
Pesawat Susi Air jenis Pilatus Porter PC-6 dengan nomor penerbangan PK- BVM tersebut dalam penerbangan Timika-Duma-Timika.
Pesawat tersebut terbang dari Timika pada pukul 05.34 WIT, dan seharusnya tiba di Duma pukul 05.54 WIT.
"Memang benar ada insiden tersebut dan saat ini sedang ditangani," kata Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra dikutip dari Suara.com, Kamis (23/6/2022).
Sementara itu dilaporkan juga, Tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik kecelakaan pesawat Susi Air PK BVM di Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (23/6/2022).
Tim SAR gabungan diberangkatkan ke Bandara Mozes Kilangin, untuk melakukan penyelamatan korban kecelakaan pesawat Susi Air.
Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam penyelamatan korban kecelakaan pesawat Susi Air ini, antara lain dari Basarnas, AirNav Mimika, PT Susi Air, Lanud Mimika.
Kemudian, juga ada dari Polres Mimika, UPBU Mozes Kilangin, ERG PT.Freeport, Dinas Kesehatan, dan PT. Avco.
Sementara itu, Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membenarkan bahwa pesawat Susi Air kecelakaan di Papua.
Perempuan yang dikenal sebagai pemilik Susi Air itu pun mengumumkan berita duka melalui akun Twitter miliknya.
Dalam cuitannya, pesawat Susi Air kecelakaan di Papua adalah jenis Pilatus Porter PK BVM Dayle Peter Houzet yang membawa enam penumpang.
Ia mengatakan, bahwa Pesawat Susi Air kecelakaan saat terbang di rute Timika-Duma, di mana dari informasi yang dia peroleh ada yang selamat.
"Berita duka: Pesawat Susiair jenia Pilatus Porter PK BVM Dayle Peter Houzet dan 6 Penumpang pagi ini mengalami Kecelakaan di Rute Timika - Duma. Berita terakhir ada yg selamat," tulis Susi Pudjiastuti di akun Twitternya sebagaimana dipantau pada Kamis (23/6/2022) pagi.
Susi juga menerangkan bahwa tim evakuasi yang terdiri dari Tim SAR, Basarnas dan TNI langsung bergerak ke titik lokasi.
"Mohon doanya semoga semua selamat," ucap Susi.