RanahSuara.id - Satu individu bunga Rafflesia Arnoldii yang merupakan hasil budidaya seorang warga bernama Joni Hartono, mekar sempurna di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar).
Bunga langka dan dilindungi tersebut mekar pada 1-5 Juli 2022. Joni Hartono melakukan budidaya bunga yang dilindungi tersebut di sekitar perkarangan rumahnya.
Joni mengatakan, bahwa bunga Rafflesia Arnoldii yang mekar di perkarangan rumah tersebut sudah sudah tiga hari ini mekar.
"Bunga ini mekar hanya 5 sampai 7 hari dan tahun 2022 ini hanya 4 individu bunga Rafflesia Arnoldii yang mekar di halaman," ujar Joni, Sabtu (2/6/2022).
Joni menambahkan, bahwa selain satu individu itu, masih banyak individu kecil yang bakal mekar juga. Ada sekitar 20-an individu kecil yang akan besar di perkarangan rumahnya.
"Kalau yang lainnya di hutan lebih banyak, di cagar alam, kalau di hutan ini masih banyak," ucapnya.
Joni memperkirakan, bunga mekar selanjutnya akan terjadi sekitar akhir tahun 2022. Satu individu bunga bisa berhasil mekar dari biji hingga mekar sekitar 9 bulan hingga 1,5 tahun.
"Itu juga tergantung dengan cuaca juga," ungkapnya.
Joni menjelaskan, bahwa ia sudah menbudidayakan bunga Rafflesia Arnoldii ini sejak 2000-an. Ia tertarik membudidayakan bunga ini karena sering menemani tamu-tamu yang pergi meneliti flora itu di hutan.
Baca Juga: Realisasi Inflasi Sumbar pada Mei Tertinggi di Sumatera
"Karena sering menemani itu, saya menjadi lebih mengenal bunga langka itu, kemudian menyukainya," ujarnya.
Joni juga belajar membudidayakan lewat buku dan berdasarkan pengalaman dari ikut penelitian.
Ia merupakan orang yang pertama kali berhasil membudidayakan Rafflesia Arnoldii. Selama membudiyakan dalam waktu 20 tahun itu, dia menghitung sudah 18 kali bunga itu berhasil mekar.
Terpisah, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ardi Andono mengajak masyarakat untuk mengunjungi bunga Rafflesia Arnoldii yang sedang mekar sempurna hasil budidaya tersebut.
"Mari kunjungi dan saksikan bunga langka yang merupakan puspa nasional ini dalam kondisi terindahnya. Bunga Rafflesia ini mengalami proses mekar sempurna antara 8-10 hari," ucapnya.
Ardi mengatakan, bahwa Joni berhasil membudidayakan bunga Rafflesia Arnoldii di luar habitatnya secara otodidak sejak 2000.