Gerindra Kembali Dorong Prabowo Subianto Jadi Presiden, Ini Alasannya

Ranah

Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:49 WIB
Gerindra Kembali Dorong Prabowo Subianto Jadi Presiden, Ini Alasannya
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Instagram @ahmadmuzani2)

RanahSuara.id - Partai Gerindra kembali mendorong ketua umumnya yaitu Prabowo Subianto jadi presiden. Ada alasan kenapa Partai Gerindra ngotot mendorong Prabowo jadi presiden.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap alasan tersebut dalam kunjungannya ke kantor DPD Gerindra Kalimantan Barat pada Selasa (23/8/2022).

Menurut Ahmad Muzani, salah satu alasannya yakni karena ingin memperkuat Pancasila dan kesatuan serta persatuan Indonesia.

Dalam kegiatan itu, awalnya Ahmad Muzani menyatakan bahwa Partai Gerindra harus menjadi simbol kekuatan politik yang mampu merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya tidak mudah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang beragam etnis, budaya, bahasa, dan agama.

"Itu sebabnya Partai Gerindra ingin Prabowo jadi presiden. Partai Gerindra harus menjadi garda terdepan dalam menguatkan NKRI. Kita ingin Prabowo presiden karena visi beliau adalah memperkuat Pancasila, memperkuat persatuan dan kesatuan," ujar Ahmad Muzani dikutip dari Suara.com, Rabu (24/8/2022).

Ia menjelaskan bahwa tidaklah mudah mempertahankan sebuah negara yang berdiri dari banyaknya keberagaman.

Ahmad Muzani menyebutkan, menyatukan negara yang berbeda etnis, agama, budaya, dan agama tidaklah gampang.

Tapi, terang Muzani, para pendiri bangsa Indonesia telah berhasil dan bersepakat bahwa perbedaan merupakan kekuatan untuk Indonesia tetap bersatu.

baca juga

"Lihatlah yang hadir duduk di sini. Ada yang Melayu, ada yang Batak, Dayak, Bugis, Jawa dan lainnya. Itu artinya Partai Gerindra ikut berkomitmen untuk menjadi kekuatan politik yang menyatukan persatuan dan kesatuan bangsa untuk Indonesia raya," bebernya.

"Perbedaan dan keberagaman menjadi nilai-nilai dan keniscayaan politik Partai Gerindra untuk kita menjadi kokoh yang disebut dengan Bhineka Tunggal Ika," tambahnya.

Ahmad Muzani mengatakan, bahwa Gerindra harus menjadi pemenang pada Pileg 2024 mendatang.

Menurutnya kekuatan politik Partai Gerindra adalah kekuatan politik yang menyatukan perbedaan.

"Itulah sebabnya Prabowo bergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf. Beliau tidak ingin persatuan kesatuan bangsa kita yang telah dibangun para pendiri bangsa berpuluh-puluh tahun itu terkoyak hanya karena urusan Pilpres," ucapnya.

"Bila Allah takdirkan 2024 Prabowo jadi presiden, inilah yang akan kita pertahankan sebagai kekuatan politik Republik Indonesia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puan Maharani Ucapkan Selamat untuk Prabowo, Begini Reaksi Warganet

Puan Maharani Ucapkan Selamat untuk Prabowo, Begini Reaksi Warganet

Bandungbarat | Rabu, 24 Agustus 2022 | 07:37 WIB

Persiapkan Kemenangan 2024, Gerindra-PKB akan Dirikan Sekretariat Bersama

Persiapkan Kemenangan 2024, Gerindra-PKB akan Dirikan Sekretariat Bersama

Deli | Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:55 WIB

Keponakan Ungkap Alasan Prabowo Subianto Selalu Didorong Maju di Pilpres oleh Gerindra

Keponakan Ungkap Alasan Prabowo Subianto Selalu Didorong Maju di Pilpres oleh Gerindra

News | Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:39 WIB

Terkini

Cushion Tahan Lama Merek Apa? Ini 5 Pilihannya, Ada yang Awet sampai 72 Jam

Cushion Tahan Lama Merek Apa? Ini 5 Pilihannya, Ada yang Awet sampai 72 Jam

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:55 WIB

Dari Kotak Amal hingga Burung Kicau: Jejak 19 Kriminal Malang yang Berakhir di Tangan Polisi

Dari Kotak Amal hingga Burung Kicau: Jejak 19 Kriminal Malang yang Berakhir di Tangan Polisi

Malang | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:55 WIB

Kenapa Lipstik Matte Bikin Bibir Kering? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lipstik Matte Bikin Bibir Kering? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:53 WIB

Vonis Chromebook: Titik Balik Penegakan Hukum atau Sekadar Kasus Besar?

Vonis Chromebook: Titik Balik Penegakan Hukum atau Sekadar Kasus Besar?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:45 WIB

Bersih Maksimal! 4 Bubble Cleanser yang Ampuh Angkat Kotoran di Wajah

Bersih Maksimal! 4 Bubble Cleanser yang Ampuh Angkat Kotoran di Wajah

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:45 WIB

Anisa Alumnus Unair Meninggal saat Mengikuti Latsarmil Kopdes Merah Putih

Anisa Alumnus Unair Meninggal saat Mengikuti Latsarmil Kopdes Merah Putih

Jatim | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:42 WIB

Buka Era Baru, ENHYPEN Bagikan Kehangatan dan Harapan di Lagu We'll Be Fine

Buka Era Baru, ENHYPEN Bagikan Kehangatan dan Harapan di Lagu We'll Be Fine

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:41 WIB

Indonesia Darurat Judi Online: Siapa yang Sebenarnya Bertanggung Jawab?

Indonesia Darurat Judi Online: Siapa yang Sebenarnya Bertanggung Jawab?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:37 WIB

Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak

Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:37 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

×