ranah

Pengakuan Sopir Ambulans Saat Evakuasi Jenazah Brigadir J: Wajahnya Ditutupi Masker Hitam

Ranah Suara.Com
Senin, 07 November 2022 | 15:53 WIB
Pengakuan Sopir Ambulans Saat Evakuasi Jenazah Brigadir J: Wajahnya Ditutupi Masker Hitam
Sopir ambulans yang mengevakuasi jenazah Brigadir J memberikan kesaksian di PN Jakarta Selatan. (YouTube Kompas TV)

Ranah.co.id – Sopir ambulans yang mengevakuasi jasad Brigadir J ikut serta menjadi saksi pada sidang kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Senin (7/11/2022).

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut, sopir ambulans, Syahrul, menjadi saksi untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

Syahrul mengatakan bahwa pada 8 Juli 2022 diminta untuk datang ke lokasi kejadian karena ada yang membutuhkan jasanya.

Setelah sampai di tempat kejadian terang Syahrul, ia sempat menunggu beberapa saat hingga diberi arahan untuk masuk ke rumah.  “Yang sakit dimana Pak?” ucap Syahrul dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Senin (7/11/2022).

Namun Syahrul langsung diarahkan untuk langsung masuk. Sesaat sampai di depan jenazah Brigadir J, ia terkejut. Menurut pengakuan Syahrul, jenazah Yosua tergeletak dengan berlumuran darah di dekat tangga.

Ia juga sempat mencek nadinya dan itu sudah tidak berdenyut lagi. Syahrul juga mengatakan jasad Brigadir J memakai baju dan wajahnya ditutupi masker hitam.

“Apa pertama kali yang saudara lihat saat pertama kali melihat jenazah?” tanya majelis hakim.

“Hanya luka tembak di dada” kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, ia hanya melihat luka tembak di dada kiri jenazah dan tidak melihat luka lain. Ia juga mengaku melihat darah keluar di kepala, tapi tidak memastikan itu karena luka dalam atau dari genangan darah di sana.

Baca Juga: Babaranjang Adu Kepala, Lalu Lintas Kereta Api Lampung-Palembang Lumpuh Total

Syahrul menambahkan bahwa dirinya dibantu beberapa orang di tempat kejadian untuk mengevakuasi jasad Brigadir J untuk dimasukkan ke dalam kantong jenazah lalu diangkut ke dalam ambulans.

Sebelumnya Syahrul juga mengatakan jenazah Brigadir J saat itu diminta untuk diantar ke Instansi Gawat Darurat atau IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Saat sampai di IGD RS Polri terangnya, jenazah Yosua tidak langsung dibawa ke kamar jenazah melainkan dibawa ke bagian IGD. Petugas IGD juga heran kenapa pasien dibawa ke IGD tapi sudah masuk dalam kantong jenazah.

“Lalu saya ke IGD, sampai di IGD sudah ramai terus saya buka pintu belakang, datang dah tu petugas RS polri (bertanya) ‘korbannya berapa orang?” kata Syahrul saat persidangan.

"Waduh saya bingung, 'Hanya satu'. Terus dilihat 'waduh kok sudah di kantong jenazah? Emang ada orang?'. Ditanya 'Korban berapa?'. (Jawab) 'Satu', terus 'Ya sudah mas dibawa ke belakang aja kamar jenazah forensik'," ucap Syahrul. (Sinta Rahma Utami/Mg4)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI