Ranah.co.id - Babak 16 besar Piala Dunia mempertemukan Maroko vs Spanyol di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar. Pertandingan ini sengit dimana sampai babak extra time kedudukan masih tetap sama 0-0.
Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan tendangan adu penalti yang dimenangkan oleh Maroko 3-0 tanpa balas.
Sebelumnya, Luis Enrique telah mempersiapkan 3 penendang terbaiknya. Namun, hasilnya belum memuaskan Spanyol gugur di babak 16 besar Piala Dunia kali ini.
Spanyol tampil sangat dominan, penguasaan bola juga cenderung dimiliki Spanyol. Adu penalti tersebut dimana Penjaga Gawang Maroko Yassine Bounou menepis dua tendangan pemain Spanyol, satu lagi membentur tiang gawang.
Sedangkan Penjaga Gawang Spanyol, Unai Simon berhasil menepis satu tendangan pemain Maroko.
"Saya memilih tiga penendang penalti pertama, yang menurut saya merupakan spesialis terbaik di lapangan. Kami bahkan tidak mencapai yang keempat. Bounou adalah penjaga gawang yang spektakuler dalam aspek ini; dia memiliki persentase yang tinggi dalam melakukan tendangan ke kanan. cara. Dia hebat," ujarnya, dikutip dari suara.com, Rabu (7/12/2022).
Enrique juga mengatakan dirinya sudah mempersiapkan tendangan penalti sudah setahun sebelum Piala Dunia Qatar 2022 ini.
"Lebih dari setahun yang lalu, di salah satu kamp Spanyol, saya memberi tahu mereka bahwa mereka harus tiba di sini dengan setidaknya 1.000 penalti," tuturnya.
Ia juga mengatakan memiliki penjaga gawang yang bagus dalam situasi adu penalti.
Baca Juga: Belanda vs Argentina: Van Gaal Sebut De Oranje Lebih Baik dari Brasil
"Kami memiliki penjaga gawang yang sangat bagus, salah satu dari ketiganya dapat melakukannya dengan sangat baik dalam situasi ini. Setiap kali kami menyelesaikan latihan, saya melihat banyak pemain mengambil penalti," bebernya. (Ari Julian Pratama/Mg2)