Ranah.co.id - Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalan tol Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru-Bangkinang, Rabu (4/1/2023). Peresmian itu dilaksanakan di Gerbang Tol Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Menurut Jokowi, adanya pembangunan tol itu, dapat meningkatkan mobilitas dan perekonomian, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kita harapkan dengan jalan tol yang ada ini kecepatan mobilitas orang, barang, dan jasa semakin baik, sehingga menumbuhkan daya saing produk-produk yang ada di Provinsi Riau," ujar Jokowi dikutip dari situs resmi polri.go.id, Kamis (5/1/2023).
Dikatakan Jokowi, Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang diresmikan sepanjang 30,9 kilometer dan dibangun dengan biaya senilai Rp4,8 triliun, nantinya akan tersambung dengan Lingkar Pekanbaru menuju Padang.
Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit menyebutkan, Jalan Tol seksi Pekanbaru-Bangkinang menjadi bagian penting yang termasuk ke dalam koridor pendukung dari Trans Sumatra untuk mendorong perekonomian dan mendongkrak pariwisata.
“Mendorong tumbuhnya investasi untuk ke perkebunan, pertambangan, dan industri turunannya di kawasan Kabupaten Kampar. Tapi yang juga penting adalah mendorong, mendongkrak timbulnya kawasan pariwisata yang sekarang kita kenal dengan kawasan Candi Muara Takus,” ujar Danang.
Diketahui, kata Danang, Jalan Tol seksi Pekanbaru-Bangkinang telah mulai beroperasi sejak bulan Desember 2022. Dilihat dari lalu lintas harian rata-rata (LHR), ruas jalan tol tersebut dinilai sangat diminati oleh masyarakat.
“Selama nataru kan kita operasikan dan minat masyarakat itu di ruas-ruas LHR-nya, volume di ruas itu kira-kira 3 ribu sampai 4 ribu kendaraan per hari. Tapi secara transaksi itu bisa mencapai 7 ribu. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk menggunakan jalan ini sangat tinggi,” katanya.