Ranah.co.id - Seorang perempuan berinisial MR (37) yang mencuri tas milik salah seroang wakil dekan di Universitas Negeri Padang (UNP) dengan modus pura-pura jadi mahasiswi berhasil diringkus polisi.
Aksi perempuan yang pura-pura menjadi mahasiswi dan mencuri tas milik Wakil Dekan Fakultas Perhotelan itu awalnya terekam CCTV pada 12 Januari 2023, hingga aksinya viral di media sosial.
Kapolsek Padang Utara, AKP Mazwanda mengatakan, setelah kejadian itu, polisi mencoba melacak keberadaan pelaku melalui IME handpohe yang berhasil dibawa kabur pelaku, dan diketahui pelaku berada di kawasan Ulak Karang.
"Awalnya, keberadaan pelaku terlacak di Ulak Karang, tim langusung ke lapangan. Namun, tak berhasil menemukan pelaku. Lalu, dilacak lagi, pelaku berpindah ke darah kuranji," ujar Mazwanda, Minggu (15/1/2023).
Kemudian, kata Mazwanda, polisi bergerak ke Kuranji untuk pengintaian di sekitar lokasi yang diduga dekat dengan rumah pelaku.
Selain itu, sebut Mazwanda, juga ada seseorang yang menemukan sebuah tas di dalam musala Baitul Taqwa Anduring, Kecamatan Kuranji.
"Warga curiga, tas tersebut bentuk dan warnanya sama persis dengan video pencurian yang beredar di media sosial," ungkapnya.
Selanjutnya, warga tersebut, kata Mazwandi, berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, dan polisi yang sampai di lokasi juga mengamankan barang bukti dan mengumpulkan informasi terkait pelaku kepada warga di lokasi.
Kemudian, didapat keterangan dari seorang warga, ada nama yang disebut dan diduga sebagai pelaku yang mirip dengan Rekaman CCTV yang viral media sosial.
Baca Juga: Ironi: Indonesia Jadi Negara Fatherless Country, Harus Malu atau Sedih?
"Seiring waktu, anggota Reskrim Polsek Padang Utara menuju tempat tinggal terduga pelaku. Suami merasa resah karena viralnya perbuatan istrinya di medsos. Selanjutnya menyerahkan pelaku kepada kami," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris UNP, Erian Joni menyebutkan, pelaku berlagak seperti mahasiswi masuk ke area kampus dengan pakaian sopan, memakai hijab serta mengunakan masker. Sementara, tas korban berada di kursi.
"Diketahui di dalam tas berisi uang sekitar Rp15 juta, handphone serta laptop," katanya.