Anak Korban Pencabulan di Pariaman Diintimidasi, Dipaksa Sumpah Pakai Alquran

Ranah

Rabu, 01 Maret 2023 | 14:57 WIB
Anak Korban Pencabulan di Pariaman Diintimidasi, Dipaksa Sumpah Pakai Alquran
Ilustrasi Dugaan Kasus Pelecehan Seksual. (pixabay.com)

Ranah.co.id - Seorang anak yang diduga korban pencabulan di Kota Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) diintimidasi. Bahkan, annak perempuan yang masih duduk di bangu Sekolah Dasar (SD) itu dipaksa bersumpah menggunakan Alquran.

Intimidasi terhadap anak diduga korban pelecehan seksual itu juga tersebar di media sosial berupa video berdurasi 1 menit 34 detik.

Dalam video itu, terlihat sang anak didampingi seorang perempuan yang diduga ibu kandungnya. Lalu, juga terdengar suara seorang perempuan bertanya kepada anak tersebut terkait kasus pencabulan yang dialami.

Sembari bertanya, perempuan itu juga meminta sang anak dengan Alquran di atas kepala untuk jujur. Anak dugaan pencabulan yang menegnakan seragam sekolah itu terlihat tertunduk.

"Kalau jujur di SD disayang orang. Tapi kalau bohong se-SD dibenci orang. Jujur!," ucap perempuan sebagaimana terdengar di video tersebut.

Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP Muhammad Arvi mengatakan, pihaknya sedang mendalami dan mempelajari video itu, dan akan menggandeng Komisi Pelindung Anak Indonesia (KPAI).

"Video itu sedang kami pelajari dan analisa bersama KPAI. Sedang kami kaji apakah ada unsur pidana dalam video itu," jar Arvi sebagaimana dikutip dari sumbar.suara.com, Rabu (1/3/2023).

Dikatakan Arvi, rekaman video itu terindikasi aksi intimidasi terhadap korban. Padahal, dalam proses penyelidikan dan visum, telah terbukti kekerasan seksual dialami oleh korban.

"Yang disuruh sumpah itu adalah korban pencabulan dari paman kandungnya sendiri. Paman kandung korban berinisial MK (39) sudah kami amankan di Polres Pariaman," ucapnya.

baca juga

MK, kata Arvi, ditangkap 20 Februari 2023. Selama proses penyelidikan, menurut Arvi, terdapat sejumlah pihak yang menolak penetapan tersangka.

"Ini ada yang tidak menerima penetapan tersangka. Sehingga melakukan tindakan yang tidak mendukung penyelidikan kami. Ada beberapa orang yang datang ke kantor kami, ada yang intimidasi korban. Ini video yang video intimidasi korban sedang kami pelajari," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Parah! Anak Korban Dugaan Pencabulan di Pariaman Dipaksa Sumpah Pakai Alquran dan Kena Intimidasi

Parah! Anak Korban Dugaan Pencabulan di Pariaman Dipaksa Sumpah Pakai Alquran dan Kena Intimidasi

Sumbar | Rabu, 01 Maret 2023 | 14:24 WIB

Kapolresta Usul 2 Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Padang Dikebiri

Kapolresta Usul 2 Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Padang Dikebiri

Ranah | Selasa, 28 Februari 2023 | 20:23 WIB

Program Perhutanan Sosial di Sumbar Dituntut Jadi Lokomotif Perekonomian Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan

Program Perhutanan Sosial di Sumbar Dituntut Jadi Lokomotif Perekonomian Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan

Sumbar | Senin, 27 Februari 2023 | 20:32 WIB

Terkini

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

×