Ranah.co.id - Pemprov Sumbar memprediksi lonjakan pemudik dan wisatawan pada libur hari raya Idul Fitri 2023 akan mencapai empat kali lipat dari tahun sebelumnya.
Selain itu, Pemprov juga memperkirakan pemudik yang masuk ke Sumbar akan didominasi melalui jalur udara dan darat.
"Untuk jalur udara melalui pintu gerbang Bandara Internasional Minangkabau (BIM), perbandingan jumlah flight tahun ini diprediksi mengalami peningkatan, karena akan mengalami lonjakan kedatangan penumpang pesawat masuk ke BIM sebanyak 4 kali dibandingkan tahun 2022," ujar Asisten II Setdaprov Sumbar, Wardarusmen dikutip dari situs Pemprov Sumbar pada Jumat (7/4/2023).
Ia menjelaskan bahwa pada 2022 lalu, jumlah pemudik yang datang melalui BIM mencapai 24 ribu. Sedangkan tahun ini bisa mencapai 100 ribu lebih.
"Oleh Karena itu dibutuhkan dukungan dan kesiapan PT Angkasa Pura II Cabang BIM,” harap Wardarusmen.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani menambahkan, untuk jalur darat, pemudik juga mencapai empat kali lipat dibandingkan tahun lalu. Pemudik akan didominasi dari Pekanbaru, Jambi dan Jakarta.
Bahkan terangnya, juga ada kunjungan perantau asal Agam di Malaysia sebanyak 2 ribu orang akan pulang bersama pada lebaran tahun ini.
"Prediksi penambahan di jalur darat 4 kali lipat. Untuk kemacetan terkonsentrasi di 25 titik yang tersebar di Bukittinggi, Payakumbuh, Padang Pariaman, Padang Panjang dan Tanah Datar. Ujicoba One way selama 4 jam Sabtu ini, mudah-mudahan dapat secara signifikan menurunkan kemacetan," beber Dedy.