Perkara Uang Iuran, Siswi SMP Dibunuh Teman Sendiri dan Mayatnya Diperkosa, Publik Minta Hukum Seberat-beratnya!

Suara Rumpita

Kamis, 15 Juni 2023 | 16:00 WIB
Perkara Uang Iuran, Siswi SMP Dibunuh Teman Sendiri dan Mayatnya Diperkosa, Publik Minta Hukum Seberat-beratnya!
Ilustrasi TKP Pembunuhan (Pixabay)

Berita soal siswi SMP dibunuh temannya sendiri viral di media sosial. AB (15) tega membunuh teman satu kelasnya di SMPN 1 Kemlagi, Mojokerto bernama AE (15) lantaran sakit hati ditagih uang iuran kelas. Mulanya, AB mengajak jalan korban sebelum dibunuh.

"Pelaku menghubungi korban lewat WhatsApp. Modusnya korban diajak jalan," ujar Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria, dikutip dari detikcom, Kamis (15/6/2023).

Korban bersedia bertemu di sawah belakang rumah pelaku sekitar pukul 19.00 WIB. Menurut Wiwit, tempat pertemuan AB dengan korban gelap dan sepi. Ketika AE tiba di lokasi, pelaku berjalan sambil mengendap-endap.

AB kemudian mencekik korban dari belakang sampai terjatuh dari sepeda motornya. Saat memastikan korban tak bernyawa, AB membawa jasad korban ke rumah milik orang tuanya yang khusus untuk memotong dan membersihkan ayam.

"Postur tubuh pelaku lebih besar daripada korban. Korban tubuhnya kecil," ungkapnya.

AB kemudian menjemput temannya, Adi (19) untuk membantu membuang mayat korban. Namun, ketika AB membeli tali rafia untuk mengikat karung, Adi memperkosa jasad korban sebanyak 2 kali.

Jasad AE dibuang ke parit bawah rel kereta api (KA) Desa Mojoranu, Mojokerto sekitar pukul 23.00 WIB. Diketahui, AE hilang sejak 15 Mei 2023. Siswi kelas 3 SMP asal Desa Mojojajar, Kemlagi, Mojokerto itu pamit ke ibunya melihat pasar malam.

Orang tua korban melaporkan kehilangan putrinya ke Polsek Kemlagi pada 17 Mei lalu. AE baru ditemukan 13 Juni lalu.

Kini Adi dan AB telah ditetapkan sebagai tersangka. AB yang merupakan teman satu kelas korban mengaku sakit hati lantaran AE membangunkannya saat tidur di kelas untuk menagih iuran kelas yang menunggak 2 bulan Rp40.000. Selain itu, tersangka AB dan Adi juga ingin mengambil ponsel dan sepeda motor korban.

baca juga

Saat berita ini viral di media sosial, netizen memberikan beragam tanggapannya.

"Tolong segera ubah UU perlindungan anak, hukum seberat2nya mereka ini," komentar netizen. "Perlu dipertanyakan gimana latar belakang keluarga pelaku karena anak umur segitu kalo perilakumya menyimpang pasti berawal dari keluarganya," balas yang lain.

"Ga ada akhlak ngeri banget perkara duit klo kyak gini pelaku layak dipenjara ini udh bukan sekedar kenakalan remaja smoga dpt hukuman setimpal," balas yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti BRIN AP Hasanuddin Disiang Etik Besok, Buntut Ancaman Pembunuhan ke Muhammadiyah

Peneliti BRIN AP Hasanuddin Disiang Etik Besok, Buntut Ancaman Pembunuhan ke Muhammadiyah

News | Selasa, 25 April 2023 | 12:13 WIB

5 Fakta Sendy Siregar, Penyanyi yang Dapat Ancaman Pembunuhan dari Politisi

5 Fakta Sendy Siregar, Penyanyi yang Dapat Ancaman Pembunuhan dari Politisi

Lifestyle | Senin, 10 April 2023 | 17:19 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB