Baru-baru ini dua eks karyawan selebgram, Tasyi Athasyia akhirnya muncul ke hadapan publik. Ia buka-bukaan mengungkap pengalaman tak menyenangkan yang dialaminya selama bekerja.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu mantan karyawan yang bernama Mei itu pun menjelaskan soal pengakuannya makan mie hampir tiap hari. Hal tersebut diungkapkan saat menjadi bintang tamu podcast dokter Richard Lee.
"Waktu pas di Arab itu kita dikasih 500 Riyal (Rp2 juta) bertiga buat oleh-oleh keluarga. Pas di Dubai aku dikasih 100 Dirham (Rp408 ribu) dua kali kalau nggak salah. Jadi uangnya aku abisin untuk beli oleh-oleh tapi oleh-olehnya itu nggak ke bawa ke Indonesia karena aku makanin," cerita Mei di YouTube Dokter Richard dikutip pada Kamis, (20/7/2023).
Mei menjelaskan jika mereka tak setiap hari makan mie namun memang sering, karena sang selebgram hanya membeli makanan untuk keluarganya saja.
"Sebenernya nggak tiap hari makan mie tapi memang ada masanya sekitar 10 hari terakhir itu aku makan mie sehari tiga kali. Misalnya mereka beli makan nih ya udah buat keluarga mereka aja, kitanya nggak jadi ada masanya seperti itu. Jadi misalnya kita siang jalan nge-vlog terus udah selesai jam 2 mereka istirahat ngemil gitu, kita nggak kita nontonin doang, kita makannya kalau udah sampe rumah. Kadang (jam 12 malem) makanya kita makan mie terus biar cepet karena udah capek duluan karena kita harus ngedit," lanjutnya.
Mei dan tim lainnya juga mengaku sering mendapatkan makanan sisa saat berada di Arab. Mirisnya satu porsi harus dibagi tiga orang.
"Kadang kita makan satu porsi bagi tiga, dibilangnya 'Porsi di Arab itu gede ya jadi bagi-bagi aja' Yang aku ngomong kita makan sisa itu bener, jadi mereka makan dulu terus nih dikasih (sisanya)," kata Mei.
Sempat curhat ingin resign ke teman, Mei mengaku ponselnya mendadak disita. Ia curiga jika isi chatnya yang berisi curhatan soal keluh kesahnya selama bekerja dibaca oleh suami Tasyi.
Pasalnya saat itu whatsappnya belum dikeluarkan dari laptop kantor. Sesampainya di Indonesia, ponselnya pun disita.
"HP aku ini sepertinya dibaca isi WhatsApp aku oleh suami. Jadi ada masa kau login WhatsApp di laptop, terus suami suka nyindir-nyindir. Suami juga sebut kalau ada masalah apapun nggak usah ngomong ke talent (Tasyi Athasyia). (Isi chat) aku curhat capek banget, belum makan," bebernya.
"HP aku ditahan sampai di Indonesia. Karena udah secapek itu jadi aku kasih terus aku ngabarin ke orang rumah jangan WhatsApp dulu kayaknya aku disadap deh sampe akhirnya sampe Indonesia," ucap Mei.
"Ada yang telfon videografer minta password aku terus aku nggak mau, katanya disuruh kakak suami gitu nah aku nggak kasih. Terus pas di rumah aku bukain HP aku dan ada momen di mana WhatsApp aku yang kebuka," sambugnya.
Namun mengejutkannya, ponsel milik Mei malah dikembalikan dalam kondisi sudah hancur karena terjatuh.
"Ini HP dia (Pak DF) ngeluarin dalam keadaann kelindes, hancur. Terus casing aku juga lepas, nomor aku juga lepas aku bilang nggak mungkin lah. Aku bilang 'Bapak ngelakuin apa sama HP saya' 'Nggak ini beneran jatoh Mei' 'Ini nggak mungkin banget lo Pak SIM cardnya keluar'," bongkar mantan karyawan Tasyi Athasyia.
Hingga kini permasalahan Tasyi Athasyia dan eks karyawannya itu pun masih terus bergulir di jalur hukum.